Sejahterakan Warga, Pemdes Ramban Kulon Bangun Jalan Lapen dan TPT

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pemerintah Desa (Pemdes) Ramban Kulon Kecamatan Cermee anggaran tahun 2025 telah membangun jalan desa sepanjang 540m. Dan 659m jika dihitung dari jalan raya Ramban Kulon.
Kepala Desa Ramban Kulon, Ahmad Tohir Yudianson mengatakan, jalan yang dibangun adalah jalan Lapen (Lapisan Penetrasi Makadam), yaitu pengerasan jalan. Lapen terdiri dari lapisan agregat (batu pecah) yang diikat dengan aspal yang disemprotkan.
Lapisan ini umumnya digunakan untuk jalan dengan lalu lintas ringan hingga sedang. Pembangunan tersebut telah dikerjakan sesuai RAB. Pengaspalan tersebut bukan pekerjaan dari nol, tapi memperbaiki kembali aspal yang telah rusak berat.
Pembangunan jalan Lapen menggunakan pihak ketiga, karena pemerintah desa tidak mempuyai alat berat dan tenaga ahli. Sedangkan yang lain dikerjakan secara swakelola oleh warga Desa Ramban Kulon.
“Jalan Lapen memudahkan masyarakat Desa Ramban Kulon untuk melakukan berbagai macam kegiatan sehari-hari. Seperti kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, dan yang lainnya,” kata Son, sapaannya.
Masyarakat mengaku gembira dengan selesainya pembangunan jalan dari RT2 sampai dengan RT10 tersebut. Informasi pembangunan jalan dikontraktualkan adalah berita hoax. Karena pengerjaannya dilakukan swakelola.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Pemerintah Desa Ramban Kulon membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Batu Ampar RT4 sepanjang 339m yang menghubungkan Desa Ramban Wetan dan Desa Ramban Kulon.
“Pembangunan tersebut, baik pengerjaan jalan Lapen pada tahun 2025 dan TPT pada tahun 2024 dikerjakan sesuai RAB. Seluruh program yang dikerjakan Pemerintah Desa Ramban Kulon dilakukan secara professional,” jelasnya.
Oleh karena itu, jika ada pihak-pihak yang menilai negative atau black campaign terhadap Pemerintah Desa Ramban Kulon itu bukan karena ingin membangun desa dengan mengkritik, tapi faktornya adalah like and dislike. (Syamsul Arifin/Bernas)

