Nusa Tenggara Timur

Dari Proposal ke Publikasi: Undana Pacu Kualitas Dosen Muda Lewat Workshop Ilmiah

 

BeritaNasional.ID, KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional yang berlangsung selama dua hari di Lantai 3 Gedung ICT Center Undana, mulai Jumat, 8 Agustus 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 dosen muda dari berbagai fakultas di Undana. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang berkualitas serta menghasilkan publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

Rektor Undana, Maxs U. E. Sanam, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para dosen muda yang mengikuti kegiatan ini dan menekankan pentingnya membangun kualitas penelitian yang berdampak bagi masyarakat.

“Kita tidak melakukan penelitian hanya untuk kepentingan jabatan fungsional, tetapi untuk menghasilkan inovasi yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan bangsa,” ujar Maxs.

Ia juga mendorong para dosen muda agar keluar dari zona nyaman dan mulai menentukan arah penelitian secara spesifik, tidak hanya mengikuti proyek-proyek yang sedang tren. Menurutnya, menjadi peneliti membutuhkan perencanaan dan proses yang panjang serta idealisme tinggi.

“Jangan hanya menunggu proyek, tapi ciptakan ide-ide yang orisinal. Suatu saat, saat Anda menjadi profesor, rekam jejak penelitian Anda akan menjadi tolok ukur,” lanjutnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi terkemuka, seperti Anton Ola dan Muhammad Sulaiman, yang diharapkan dapat membekali, memotivasi, dan menginspirasi para peserta dalam meningkatkan kapasitas mereka.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Undana, Herry Kotta, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis universitas untuk membekali dosen muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional dalam bidang penelitian dan pengabdian.

“Kita ingin para dosen muda memiliki keterampilan menulis proposal yang baik, serta memiliki ciri khas dan keunggulan kompetitif agar bisa lolos dalam berbagai skema hibah,” ujar Herry.

Ia menambahkan bahwa narasumber yang dihadirkan berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Brawijaya, guna memberikan perspektif yang luas dan pengalaman praktis bagi para peserta.

Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kualitas SDM, Herry berharap, kegiatan ini akan mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat dan berdaya saing global.*

(Alberto)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button