Nusa Tenggara Timur

Strategi Jitu Lolos LPDP dan PPG Prajabatan, Dibedah di Sejarah Undana Kupang

BeritaNasional.ID, KUPANG — Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar Workshop Beasiswa Studi Lanjut S2 dan PPG Prajabatan yang bertujuan mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir dan alumni agar siap bersaing di dunia pendidikan yang semakin kompetitif.

Kegiatan bertema “Maju Bersama Pendidikan: Strategi Lolos PPG Prajabatan dan Jalan Sukses Menuju Magister Pendidikan” ini diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir dan alumni, khususnya lulusan Prodi Pendidikan Sejarah. Workshop diselenggarakan untuk memberikan panduan komprehensif, mulai dari proses pendaftaran, persyaratan, strategi menghadapi tes, hingga tips sukses menjalani studi lanjut S2 maupun program PPG Prajabatan.

Ketua Panitia, Susilo S. Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut kompetensi yang semakin tinggi dari lulusan perguruan tinggi, terlebih bagi calon pendidik.

“Banyak mahasiswa tingkat akhir bingung menentukan langkah setelah lulus S1. Melanjutkan ke jenjang magister atau mengikuti PPG Prajabatan menjadi pilihan yang populer, namun seringkali mereka terkendala kurangnya informasi dan persiapan. Workshop ini hadir untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan agar peserta dapat menyusun peta jalan karier mereka secara matang,” jelasnya.

Susilo menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Undana untuk menjadi program studi unggul dalam pengembangan pembelajaran sejarah, menghasilkan guru berkarakter, kompeten, dan berwawasan global pada tahun 2025.

Untuk diketahui, dana kegiatan bersumber dari DIPA PNBP Tahun Anggaran 2025 dan terselenggara berkat dukungan jajaran pimpinan, narasumber, panitia, serta seluruh peserta.

Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Novri Sulyintho Benu, guru sejarah SMAN 2 Amabi Oefeto Timur sekaligus awardee Beasiswa LPDP. Dalam pemaparannya, Novri berbagi strategi meraih beasiswa magister dan doktor, mulai dari memahami proses seleksi, menyiapkan dokumen, memilih perguruan tinggi, hingga menulis esai yang efektif. Ia juga membagikan tips menghadapi Tes Bakat Skolastik, wawancara, serta membangun portofolio akademik yang solid.

“Saya ingin mahasiswa melihat beasiswa, seperti LPDP, bukan sekadar peluang belajar gratis, tetapi amanah untuk kembali dan membangun bangsa, khususnya NTT. Saya siap membantu lewat mentoring agar mereka benar-benar siap menghadapi proses seleksi,” ujar Novri.

Ia berharap melalui workshop ini, mahasiswa tingkat akhir semakin termotivasi melanjutkan studi, memanfaatkan berbagai program beasiswa, dan menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana workshop berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang antusias. Banyak peserta mengaku mendapatkan pencerahan dan dorongan semangat baru untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Harapannya, kegiatan ini menjadi titik awal pendidikan semakin maju ke depan dan mampu menciptakan pendidik masa depan yang berkarakter,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Prodi Sejarah FKIP Undana menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya siap mengajar, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa melalui jalur pendidikan yang berkelanjutan.*

(Alberto)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button