SumateraSumatera Utara

Inovasi UPTD Puskesmas Korpri Kecamatan Berastagi 2025 “Gencar Sapu TBC”

Tuberculosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis menyerang paru dan dapat juga menyerang organ tubuh lainnya, Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan dan kematian. Tuberkulosis merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit jantung dan saluran nafas pada semua kelompok usia dan merupakan nomor 1 penyakit menular yang menyebabkan kematian, berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga Tahun 1995. Indonesia menduduki peringkat ke 2 dunia setelah India sebagai negara dengan penderita TBC terbanyak.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung menyampaikan bahwa Provinsi Sumatera Utara berada pada peringkat ketiga di Indonesia untuk beban TBC tertinggi setelah Jawa Barat dan Jawa Timur dengan estimasi kasus tahun 2024 sebanyak 74.434 kasus.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo :

–  Tahun 2023 jumlah penduduk sebesar 412.415 jiwa, suspect penderita TB Paru sebesar 8.710 orang, yang dinyatakan positif 1793 orang.

–   Tahun 2024 jumlah penduduk sebesar 426.417 jiwa, suspect penderita TB Paru sebesar 7985 orang, yang dinyatakan positif 1643 orang.

Di Puskesmas Korpri Berastagi Tahun 2024 telah dilaksanakan pemeriksaan sesuai standart sebanyak 500 orang dan dinyatakan positif TBC sebanyak 91 orang. Berdasarkan permasalah tersebut maka Puskesmas korpri membuat inovasi Gerakan Pencarian Suspek dan Penderita TBC “Gencar Sapu TBC” dalam rangka meningkatkan cakupan penemuan suspek dan penderita TBC.

Gencar Sapu TBC merupakan kegiatan inovasi pencarian suspek dan penderita TBC yang meliputi investigasi kontak TBC, pencarian aktif oleh kader dan tenaga kesehatan, kunjungan pasien mangkir berobat.(Kiel/Bernas)

 

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button