Nusa Tenggara Timur

Risti Clara Juika Sesatonis, Bukti Ketekunan di Tengah Tekanan Akademik

 

BeritaNasional.ID, KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mencetak generasi unggul dalam upacara wisuda periode September yang berlangsung pada Senin, 1 September 2025.

Dari total 2.063 lulusan yang dikukuhkan, sembilan di antaranya berhasil meraih predikat wisudawan terbaik. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga inspirasi bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat.

Suasana haru dan bangga menyelimuti Grha Undana saat nama-nama wisudawan terbaik diumumkan satu per satu. Momen ini selalu menjadi sorotan utama, karena di balik setiap gelar terbaik, terdapat kisah perjuangan, ketekunan, dan dukungan yang tak ternilai.

Salah satu kisah yang paling menarik perhatian datang dari Fakultas Hukum, di mana Stephania Wulan Olgarian berhasil menjadi wisudawan terbaik.

Stephania, yang berasal dari Manggarai, tak kuasa menahan air mata haru saat namanya disebut. Baginya, pencapaian ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan disiplin yang telah ia tanamkan sejak awal perkuliahan.

“Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Peran keluarga menjadi support system paling penting selama pendidikan saya,” ujar Stephania.

Dalam pesannya, ia juga mengingatkan rekan-rekan mahasiswa untuk memprioritaskan tanggung jawab akademik, meskipun aktif dalam kegiatan organisasi.

Dari Fakultas Kedokteran Hewan, predikat wisudawan terbaik jatuh kepada Risti Clara Juika Sesatonis. Risti berhasil menamatkan studinya dengan prestasi yang mengesankan, di tengah tekanan akademik yang besar, terutama saat mengerjakan tugas akhir.

Risti menyampaikan rasa syukur dan haru, serta menekankan peran krusial keluarga dalam perjalanannya.

“Tekanan sebagai mahasiswa memang sangat besar. Tapi keluarga selalu hadir memberikan semangat. Itu yang membuat saya mampu bertahan dan menyelesaikan studi dengan baik,” ungkapnya.

Keberhasilan Stephania dan Risti mencerminkan semangat yang sama yang dimiliki oleh tujuh wisudawan terbaik lainnya. Setiap dari mereka membawa kisah perjuangan unik dari fakultas masing-masing.

Prestasi mereka membuktikan bahwa gelar akademik terbaik bukan hanya tentang nilai, melainkan juga tentang dedikasi, konsistensi, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan.

Mereka adalah contoh nyata bahwa dengan tekad yang kuat, setiap hambatan bisa diubah menjadi peluang untuk berprestasi.
Momen penghargaan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa kerja keras, ketekunan, dan dukungan dari orang-orang terdekat mampu melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa.*

(Alberto)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button