Undana Dorong Literasi Digital Melalui Sosialisasi E-Jurnal EBSCO

BeritaNasional.ID, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus berkomitmen memperkuat budaya literasi akademik dan riset ilmiah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan, Undana menggelar Sosialisasi Langganan dan Penggunaan E-Jurnal EBSCO yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Undana, Prof. Maxs U. E. Sanam, para wakil rektor, dosen, mahasiswa, serta para pejabat pengelola dan pengadaan perpustakaan.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi Undana dalam memperkuat akses terhadap sumber-sumber ilmiah global demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.
Dalam sambutannya, Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menegaskan bahwa penyediaan akses jurnal ilmiah merupakan bagian dari amanat Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Ini adalah upaya universitas dalam menjawab arahan kementerian agar kampus mampu menyediakan akses jurnal bagi dosen dan mahasiswa, termasuk para peneliti. Kita ingin Undana menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdaya saing global,” ungkapnya.
Prof. Maxs juga menyoroti rendahnya minat baca di Indonesia yang disebutkan oleh UNESCO masih berada pada tingkat rendah.
Menurutnya, hadirnya layanan EBSCO dapat menjadi terobosan nyata untuk meningkatkan budaya baca, menulis, dan meneliti di kalangan sivitas akademika Undana.
Kegiatan sosialisasi ini dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Undana dan Direktur CV Sagung Seto, selaku mitra penyedia layanan jurnal elektronik.
Penandatanganan ini disusul dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala UPT Perpustakaan Undana dan Direktur CV Sagung Seto sebagai langkah konkret dalam mendukung transformasi digital kampus.
Kerja sama tersebut menandai komitmen Undana untuk membangun ekosistem akademik berbasis teknologi dan riset digital yang inklusif, sesuai dengan arah kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam sesi pemaparan teknis, Direktur CV Sagung Seto, Miyoto, memberikan panduan praktis mengenai cara mengakses dan memanfaatkan E-Jurnal EBSCO.
Peserta diperkenalkan pada cara login melalui portal resmi Undana, memilih koleksi jurnal sesuai bidang keilmuan, serta memanfaatkan fitur pencarian lanjutan untuk menemukan artikel yang relevan.
“Melalui EBSCO, sivitas akademika Undana dapat mengakses ribuan jurnal internasional bereputasi yang akan sangat membantu dalam penyusunan karya ilmiah, penelitian, maupun publikasi,” jelas Miyoto.
EBSCO merupakan salah satu penyedia basis data jurnal elektronik terbesar di dunia, mencakup jutaan artikel dari berbagai bidang ilmu.
Dengan langganan resmi ini, Undana membuka akses luas bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk memperkaya referensi ilmiah dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi — pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa perpustakaan menjadi pusat literasi digital kampus — tempat setiap insan akademik Undana bisa tumbuh, meneliti, dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” ujar Kepala UPT Perpustakaan Undana.*
Alberto



