Sejak Agustus 2025, Ratusan Siswa MTsN 1 Bondowoso Dapat MBG

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Ratusan siswa Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bondowoso, sejak bulan Agustus 2025 sudah mendapatkan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebanyak 289 siswa MTsN I Bondowoso telah menikmati program MBG ini dan merasakan manfaatnya hingga sekarang. Untuk memperlancar pendistribusian makanan, pihak sekolah sudah mengkoordinir untuk membantu pendistribusian ke setiap kelas.
“Kami share, setiap kelas tugaskan lima siswa mengambil makanan di lobi sekolah ke kelas masing-masing, untuk dinikmati kemudian dikembalikan lagi dan baru dilakukan penghitungan ulang,” kata Kepala MTsN I Bondowoso, Erna Pramantika, melalui Humas Edi Bambang Mahrus, Selasa (18/11/2025).
Berapa, lanjutnya, jumlah murid yang datang dan berapa jumlah setelah selesai makan, baru kami kemas, dan ini berlangsung setiap hari hingga sekarang lancar. Mahrus menyatakan sangat mendukung program MBG.
Karena selain terbantu mendapatkan makan gratis, program MBG juga banyak manfaatnya. Di antaranya murid-murid dapat menabung uang sakunya dan dapat dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.
Hairul Baqi, Persin In Charge (PIC) Dapur Mambaul Ulum Tangsel Wetan mengatakan, komplain pasti ada, tetapi bisa diperbaiki. Program MBG ini selain sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah dalam pemenuhan gizi, juga menciptakan tenaga kerja.
Di antaranya diver, tukang masak di dapur MBG 50 orang. “Saya berharap program ini dapat terus berjalan, karena berdampak positifnya di berbagai sendi kehidupan tidak hanya anak sekolah, tetapi juga ke pedagang, peternak, UMKM, maupun masyarakat,” ucapnya.
Babinsa Tangsel Wetan, Serma Dwi Joko Prianto ikut memonitor pengiriman MBG hingga melihat langsung siswa-siswi MTsN 1 Bondowoso saat mengkonsumsinya. Bahkan menanyakan langsung kesan masakan dan buah MBG.
“Kami bertanggungjawab atas keselamatan pengiriman MBG ke sekolah-sekolah Dapur Mambaul Ulum Tangsel Wetan hingga tanggapan konsumen atas menu masakan dan buah dalam MBG,” jelasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



