BondowosoDaerahJawa Timur

Harga Aspal Naik, Dinas BSBK Harus Putar Otak

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Harga aspal naik. Tentu hal ini harus disikapi dengan bijak, agar kualitas pembangunan tidak menurun. Salah satu kebijakan yang akan dilakukan Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) adalah penyesuaian.

Kepala Dinas BSBK, Ansori mengatakan, walaupun harga aspal naik, kualitas pembangunan tidak boleh menurun. Langkah yang sudah dilakukan Dinas BSBK melakukan penyesuaian secara bertahap.

“Semula, harga aspal Rp1,7 juta/ton kemudian melonjak naik. Kami sudah melakukan revisi berkali-kali dan ini tidak mudah. Sebab harus merubah dokumen teknis hingga review dilapangan,” jelasnya.

Untuk menyesuaikan harga aspal yang baru, lanjutnya, tidak hanya melihat fakta dilapangan. Tapi juga harus menyesuaikan dengan regulasi. Sehingga ketika proses pembangunan dilakukan, tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Seluruh dokumen penyesuaian harga sudah rampung. Jadi silahkan pada seluruh rekanan yang bergerak dibidang konstruksi, husunya pembangunan jalan, segera mengajukan kerjasam dengan Pemkab.

Sesuai aturan, informasi lelang proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dapat dilihat secara resmi dan up-to-date melalui situs LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Kabupaten Bondowoso.

Jika harga aspal ada kemungkinan naik lagi, Dinas BSBK sudah siap regulasi dan penyesuaiannya. Yang penting, kualitas pembangunan tetap terjaga dan tidak melanggar peraturan. Win-win solution,” kata Ansori.

Pemkab Bondowoso akan terus berupaya adaptif dengan dinamika harga aspal di pasar, sekaligus menjaga agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal dan akuntabel. Kualitas tetap terjaga, tidak melanggar aturan. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button