BondowosoDaerahJawa TimurRagam

PLN UP3 Situbondo dan Nasim Khan “Berbagi Cahaya” Untuk 13 Rumah Warga Dhuafa di Tapen

BeritaNasional.id, BONDOWOSO — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama manajemen PLN UP3 Situbondo menyalakan harapan baru bagi warga kurang mampu di Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Melalui program “Berbagi Cahaya Penyalaan Listrik Gratis”, sebanyak 13 rumah tangga prasejahtera kini resmi menikmati akses listrik mandiri, Jumat (13/3/2026).

Program sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan pemerataan akses energi sekaligus membantu masyarakat kurang mampu, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan. Peresmian penyalaan listrik gratis itu dihadiri jajaran Forkopimcam Tapen serta anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan.


Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup pemasangan instalasi listrik, biaya penyambungan, hingga penyediaan daya listrik gratis.

“Jenis bantuan yang diberikan berupa pemasangan instalasi listrik, biaya penyambungan, hingga daya listrik gratis dengan kapasitas umumnya 450 VA. Program ini menyasar 13 kepala keluarga prasejahtera dan dhuafa yang sebelumnya belum memiliki akses listrik mandiri,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, program tersebut didanai dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang dikelola oleh YBM PLN. Sekitar 70 pegawai PLN ikut berkontribusi dalam program sosial tersebut.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen sosial pegawai PLN untuk membantu meringankan beban masyarakat prasejahtera,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, menyampaikan bahwa program listrik gratis ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Alhamdulillah, pada hari Jumat yang penuh berkah di bulan Ramadan ini PLN hadir dengan cahaya berkahnya. Ini menjadi peresmian contoh dari sekian ribu program listrik gratis yang sudah berjalan,” ujar Nasim Khan.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun ini hampir 4.000 pemasangan listrik gratis ditargetkan di Kabupaten Bondowoso, sementara di Kabupaten Situbondo tercatat lebih dari 2.000 pemasangan.

Menurutnya, masih banyak wilayah yang belum sepenuhnya teraliri listrik karena faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur. Namun upaya pemerataan akses energi terus dilakukan secara bertahap.

“Step by step, Alhamdulillah program ini terus berjalan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Nasim Khan juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Desa Tapen yang memanfaatkan lahan kas desa untuk pembangunan hunian layak bagi warga kurang mampu. Program perumahan tersebut kemudian dilengkapi akses listrik melalui dukungan PLN.

“Inovasi seperti ini sangat luar biasa. Desa memanfaatkan lahan kas desa untuk perumahan warga tidak mampu, kemudian PLN membantu listriknya. Ini contoh yang bisa ditiru desa-desa lain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Kalau kita tidak membantu masyarakat, untuk apa kita berada di pemerintahan. Semua harus bersinergi dari desa, kecamatan, kabupaten hingga pusat,” katanya.

Kepala Desa Tapen, Kusnadi, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
<span;>Ia menyebut, program listrik gratis tersebut sangat membantu warga yang sebelumnya harus menyambung kabel listrik dari rumah tetangga dengan jarak yang cukup jauh.

“Terima kasih kepada Pak Nasim Khan yang menjadi anggota DPR RI pertama yang hadir di desa kami. Sejak 2025 tiang listrik gratis sudah berdiri berkat beliau. Hari ini 13 rumah warga kurang mampu akhirnya memiliki listrik sendiri,” ujar Kusnadi.

Menurutnya, sebelum adanya program tersebut, sejumlah warga harus menarik kabel dari rumah lain sehingga listrik yang digunakan tidak maksimal.

“Sekarang alhamdulillah sudah memiliki sambungan listrik sendiri dan sangat bermanfaat bagi warga kami,” katanya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button