Gerai Ritel Menjamur hingga Desa, NasDem Polman Desak Evaluasi Izin

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR–Fraksi Partai NasDem di DPRD Kabupaten Polewali Mandar menyoroti pesatnya pertumbuhan ritel modern di wilayah Polewali Mandar yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ekspansi gerai seperti Alfamart dan Alfamidi yang kini mulai merambah hingga ke desa-desa disebut berpotensi menekan keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Perwakilan fraksi menilai, tanpa pengaturan yang jelas, kondisi ini dapat berdampak pada melemahnya pelaku usaha lokal yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.
“Gerai ritel sudah semakin banyak, bahkan masuk ke wilayah pedesaan. Jika tidak dikendalikan, UMKM bisa kehilangan daya saing hingga terancam mati suri,” ungkapnya dalam forum rapat.
Menanggapi hal tersebut, Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk meninjau ulang kebijakan perizinan, khususnya yang berkaitan dengan penerbitan izin usaha ritel modern.
Mereka meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
Selain aspek perizinan, fraksi juga mempertanyakan sejauh mana kontribusi ritel modern terhadap daerah, baik dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) maupun dampaknya terhadap pemberdayaan masyarakat setempat.
Di sisi lain, perhatian juga diarahkan pada kondisi distribusi energi. Fraksi NasDem menyoroti kelangkaan BBM dan gas elpiji yang terjadi menjelang Idulfitri, dan meminta agar persoalan tersebut segera ditangani.
Sebagai tindak lanjut, Fraksi NasDem memastikan akan mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait untuk membahas penataan ritel modern sekaligus mencari solusi atas persoalan distribusi energi di Polewali Mandar.



