Mbah Dragon Hadir di Kupang, Siap Latih Mahasiswa IAKN Kuasai Gospel Magic Secara Gratis

BeritaNasional.ID, KUPANG – Kabar menggembirakan datang bagi mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang. Praktisi kreatif public speaking, Herry Budijanto Dragono yang dikenal dengan sapaan Mbah Dragon, dipastikan akan berbagi ilmu gospel magic skill kepada para mahasiswa dalam waktu dekat.
Kepastian tersebut terungkap setelah pertemuan antara Mbah Dragon dengan sejumlah pimpinan kampus yang berlangsung di Taman Laut Resto, Kupang, pada Minggu, 19 April 2026.
Dalam pertemuan itu, Mbah Dragon menyampaikan bahwa dirinya telah mempersiapkan segala hal untuk kegiatan berbagi ilmu tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini hanya tinggal menunggu kedatangan paket alat peraga yang akan digunakan dalam pelatihan.
“Tenaga, waktu, dan ilmu yang akan saya bagikan sudah sangat siap. Saat ini saya hanya menunggu kedatangan tools paket,” ungkapnya.
Ia menjadwalkan kegiatan tersebut akan digelar pada 24 April 2026. Dalam sesi ini, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan keterampilan public speaking kreatif melalui pendekatan gospel magic, yaitu metode penyampaian firman Tuhan dengan memadukan komunikasi verbal dan alat peraga berupa trik sulap injil.
Menurut Mbah Dragon, metode ini mampu menghadirkan pengalaman komunikasi yang lebih hidup dan interaktif. Pesan rohani yang biasanya disampaikan secara verbal dapat menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan membekas di ingatan audiens.
“Selama ini public speaking identik dengan kata-kata. Dengan alat peraga, pesan firman Tuhan bisa divisualisasikan sehingga lebih mudah diterima dan diingat,” jelasnya.
Namun demikian, kesempatan mengikuti pelatihan ini terbatas. Mbah Dragon hanya membuka kuota bagi 40 peserta. Setiap peserta nantinya akan mendapatkan satu set perlengkapan yang terdiri dari sembilan alat peraga yang dapat digunakan langsung dalam pelayanan, baik sebagai guru sekolah minggu, guru agama, maupun saat menyampaikan khotbah di gereja.
Hal yang paling menarik dari kegiatan ini adalah seluruh proses pelatihan diberikan secara gratis. Mbah Dragon bahkan menanggung sendiri seluruh biaya yang dibutuhkan, termasuk tiket perjalanan, sebagai bentuk komitmen pribadinya dalam pelayanan.
“Ini semua pelayanan. Saya berikan gratis untuk IAKN. Bahkan tiket pesawat pun saya tanggung sendiri. Ini adalah komitmen saya dengan Tuhan, bagian dari janji dan wujud syukur atas berkat yang sudah saya terima,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa komitmennya tidak hanya terbatas pada kegiatan gospel magic, tetapi juga mencakup berbagai bentuk kontribusi lain dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur. Ia bahkan membuka peluang untuk berbagi ilmu di kampus lain, termasuk di Universitas Nusa Cendana dan lembaga pendidikan lainnya.*
Alberto



