Peringatan Hari Thalassaemia Sedunia di Kediri, Brigif 16/WY Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Kediri – Dalam rangka memperingati Hari Thalassaemia Sedunia Tahun 2026, Brigade Infanteri 16/Wira Yudha bersama Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) Kediri dan PMI Kota Kediri menggelar kegiatan sosial sekaligus mendeklarasikan Brigif 16/Wira Yudha sebagai Orang Tua Asuh bagi para penyandang Thalassaemia di Kediri.
Kegiatan yang berlangsung penuh haru dan kepedulian tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Brigif 16/Wira Yudha Kolonel Inf M. Sujoko, M.Han bersama Ketua POPTI Kediri serta perwakilan PMI Kota Kediri. Momentum ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak pejuang Thalassaemia yang selama ini berjuang menjalani pengobatan rutin demi mempertahankan kualitas hidup mereka.
Program Orang Tua Asuh yang diinisiasi Brigif 16/Wira Yudha diharapkan menjadi wadah kolaborasi kuat antara TNI, pemerintah, tenaga medis, masyarakat, serta keluarga penyandang Thalassaemia. Melalui program ini, dukungan moral maupun materiil dapat diberikan secara berkesinambungan agar anak-anak penyandang Thalassaemia tetap mendapatkan akses pengobatan yang layak, dapat tumbuh sehat, mengenyam pendidikan, serta meraih prestasi seperti anak-anak lainnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Thalassaemia melalui skrining pra nikah. Edukasi tersebut dinilai sangat penting guna menekan angka kelahiran anak dengan Thalassaemia di masa mendatang.
Komandan Brigif 16/Wira Yudha Kolonel Inf M. Sujoko, M.Han menyampaikan bahwa kehadiran dan perhatian kepada para penyandang Thalassaemia merupakan bagian dari semangat kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kebaikan dan perhatian yang diberikan kepada mereka adalah energi untuk tetap semangat menjalani hidup. Tidak ada yang lebih indah selain melihat senyum di wajah para pejuang kecil ini,” ungkapnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung. Anak-anak penyandang Thalassaemia terlihat antusias dan bahagia menerima perhatian serta dukungan dari seluruh pihak yang hadir.
Melalui peringatan Hari Thalassaemia Sedunia Tahun 2026 ini, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang peduli dan ikut berkontribusi dalam mendukung para penyandang Thalassaemia agar tetap memiliki harapan, semangat, dan masa depan yang lebih baik.



