BPJS Ketenagakerjaan CabangPolewali Mandar saat sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada KomunitasBentor Indonesia Polewali Mandar. (foto hms)
BeritaNasional. ID. POLMAN SULBAR–Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional(May Day) Tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polewali Mandar menggelar kegiatan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada KomunitasBentor Indonesia Polewali Mandar .Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.00 WITA sampai selesai bertempat di Aula Hotel Lilianto Polewali Mandar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerjasektor informal, khususnya para pengemudi bentor yang setiap hari bekerja dengan risiko tinggi di jalan raya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadirilangsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar beserta tim.
Dalamkesempatan tersebut, materi sosialisasi disampaikan oleh Jaya Suharja selaku Account Representative, terkait manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja bukan penerimaupah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar Melania Theresia Mokalu menyampaikan bahwa pekerja informal sepertipengemudi bentor memiliki peran penting dalammendukung aktivitas ekonomi masyarakat, sehinggasudah seharusnya mendapatkan perlindungan kerja yang layak.
Menurutnya, risiko kecelakaan kerja di jalan rayasangat tinggi dan dapat terjadi kapan saja, sehingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhanpenting bagi para pengemudi bentor.
“Melalui momentum Hari Buruh Internasional ini, kami ingin mengajak seluruh pengemudi bentor agar lebihpeduli terhadap perlindungan diri dan keluarga.
Denganmenjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para pekerjadapat bekerja dengan lebih tenang karena telah memilikiperlindungan atas risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.
Iuran program juga sangat terjangkau, namun manfaat yang diberikan sangat besar bagi pekerjadan keluarganya,” ujar Melania.
Ia juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal di Kabupaten Polewali Mandar melalui pendekatan komunitas dan sosialisasi langsung kepada masyarakat pekerja.
Diharapkansemakin banyak pekerja informal yang sadar akanpentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagaibentuk perlindungan dasar dalam bekerja.
Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian paket sembako kepada para pengemudi bentor yang hadir sebagai bentuk kepeduliandan apresiasi kepada pekerja sektor informal yang tetapaktif bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat selamakegiatan berlangsung.
BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar jsaat penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan. (foto hms)
Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan Polewali Mandar juga melakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan anak dari pengemudi bentor yang meninggal dunia.
Penyerahan santunan tersebut menjadi bukti nyatahadirnya negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dan manfaat kepada pekerjaserta keluarganya ketika terjadi risiko kerja maupun musibah kematian.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pengemudi bentor di Polewali Mandar semakin memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar memperoleh perlindungan kerjayang menyeluruh.
Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, pekerja dapat lebih fokus dan tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.