Senkom Kabupaten Malang Pelopori Edukasi Keselamatan Berkendara, Gandeng Satlantas Polres Malang Gelar Coaching Clinic

Beritanasional.ID, MALANG – Komitmen Senkom Kabupaten Malang dalam mendukung keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan coaching clinic Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C bekerja sama dengan Satlantas Polres Malang, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kantor pelayanan SIM Polres Malang ini menjadi bukti kepedulian Senkom terhadap peningkatan kesadaran hukum dan keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Tidak hanya menyasar anggota, Senkom juga mengajak keluarga, tetangga, dan generasi muda yang telah berusia 17 tahun ke atas untuk mengikuti pembekalan sebelum mengikuti ujian SIM.
Ketua Senkom Kabupaten Malang, Lukman Hakim, mengatakan program tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun sebagai bentuk kontribusi nyata Senkom dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.
“Kami ingin masyarakat memiliki bekal yang cukup sebelum mengikuti ujian SIM. Bukan hanya agar lulus ujian, tetapi juga memahami aturan dan etika berkendara yang benar sehingga dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Menurut Lukman, antusiasme peserta cukup tinggi. Dari target 100 peserta, sekitar 60 hingga 80 orang mengikuti kegiatan yang mencakup materi teori, praktik, hingga pemahaman mengenai prosedur pengurusan SIM yang benar dan transparan.
Langkah proaktif Senkom mendapat apresiasi dari Satlantas Polres Malang. Baur SIM Satpas Prototype Polres Malang, Aiptu Nova Hanta Putra, menyebut kolaborasi tersebut sebagai terobosan positif karena inisiatif kegiatan datang langsung dari komunitas masyarakat.
“Biasanya kami yang turun ke masyarakat, tetapi kali ini Senkom yang aktif mengajukan kerja sama untuk memberikan edukasi kepada anggotanya dan masyarakat sekitar. Ini sangat membantu upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas,” katanya.
Selain materi seputar SIM, peserta juga mendapatkan edukasi tentang etika berkendara, perkembangan aturan lalu lintas terbaru, sistem penindakan berbasis ETLE, hingga langkah yang tepat saat menemukan korban kecelakaan di jalan.
Melalui kegiatan ini, Senkom Kabupaten Malang berharap dapat mencetak pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami aturan dan etika berkendara, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar di Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Senkom tidak hanya sebagai organisasi yang bergerak di bidang komunikasi dan informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis kepolisian dalam membangun kesadaran hukum dan keselamatan masyarakat.(den)



