SMK Prshanti Nilayam Kuta Uji Kompetensi 209 Murid, Pastikan Lulusan Siap Bersaing di Industri

BeritaNasional.ID, DENPASAR – SMK Prshanti Nilayam Kuta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026.
Sebanyak 209 murid dari berbagai konsentrasi keahlian mengikuti ujian kompetensi yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026.
UKK tahun ini dilaksanakan secara mandiri dengan melibatkan pihak dunia industri sebagai penguji eksternal. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tolak ukur penting dalam menentukan kelulusan sekaligus memastikan para murid memiliki kompetensi sesuai standar kebutuhan dunia kerja.
Kepala SMK Prshanti Nilayam Kuta, Ni Wayan Suarni, mengatakan pelaksanaan UKK merupakan asesmen akhir yang mengintegrasikan pengujian pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja peserta didik dalam satu rangkaian ujian.
“UKK ini menjadi asesmen akhir untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan sikap murid dalam satu rangkaian ujian,” ujar Ni Wayan Suarni saat memantau pelaksanaan UKK Konsentrasi Keahlian Perhotelan di Wyndham Garden Kuta Beach Bali.
Menurutnya, tujuan utama UKK adalah mengukur dan mengevaluasi pencapaian kompetensi murid sesuai standar kualifikasi kerja sehingga lulusan benar-benar siap bersaing di dunia industri maupun dunia usaha.
Pelaksanaan UKK dibagi sesuai dengan konsentrasi keahlian masing-masing. Untuk Konsentrasi Keahlian Perhotelan, sebanyak 92 peserta mengikuti ujian praktik di Wyndham Garden Kuta Beach Bali selama tiga hari.
Pemilihan lokasi di industri dilakukan karena keterbatasan fasilitas praktik di sekolah.
“Untuk Perhotelan kami baru memiliki satu room saja sehingga tidak dapat memfasilitasi semua murid perhotelan yang jumlahnya kini membludak,” jelasnya.
Sementara itu, Konsentrasi Keahlian Kuliner melaksanakan UKK di lingkungan sekolah dengan menghadirkan penguji eksternal dari Wyndham Garden Kuta Beach Bali.
Sebanyak 76 peserta mengikuti ujian praktik selama empat hari dengan berbagai tantangan yang mengacu pada standar industri perhotelan dan jasa boga.
Pada Konsentrasi Keahlian Akuntansi, sekolah menggandeng Kantor Akuntan Publik Ketut Budiartha dan Anggiriawan sebagai penguji eksternal. Sebanyak 28 peserta diuji kemampuan mereka dalam bidang akuntansi dan administrasi keuangan selama tiga hari.
Adapun Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital menjadi jurusan dengan jumlah peserta paling sedikit, yakni 13 orang. Meski demikian, jurusan ini justru mencatat hasil membanggakan.
Sebagian besar peserta telah berhasil meraih predikat kompeten meskipun paket soal yang dikerjakan dinilai cukup rumit tahun ini.
“Peserta UKK yang paling minim tapi paling keren tahun ini berasal dari Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital,” ungkap Ni Wayan Suarni.
Pelaksanaan UKK tahun ini juga terasa lebih istimewa karena didukung fasilitas baru hasil bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Bali Tahun 2025.
Berbagai peralatan praktik yang digunakan hampir seluruhnya dalam kondisi baru sehingga membantu murid melaksanakan ujian dengan lebih maksimal.
Selama pelaksanaan ujian, para peserta terlihat serius dan antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka juga saling memberikan dukungan dan semangat demi memperoleh hasil terbaik.
Pihak sekolah berharap pelaksanaan UKK dapat benar-benar mencerminkan situasi kerja nyata di dunia industri sehingga lulusan SMK Prshanti Nilayam Kuta mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
“UKK ini akan menjadi cerminan dari hasil pembelajaran selama tiga tahun, yang memastikan lulusan memiliki kualitas dan kompetensi yang dibutuhkan,” pungkas Ni Wayan Suarni.*
Alberto/Bernas



