Pemkab Lumajang Dukung Akses Pendidikan Melalui Perluasan Layanan Angkutan Pelajar Gratis

BeritaNasional.ID LUMAJANG JATIM- Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat dukungan terhadap akses pendidikan melalui perluasan layanan angkutan pelajar gratis. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu mengurangi beban biaya transportasi yang ditanggung keluarga sekaligus memastikan pelajar dapat menjangkau sekolah dengan aman dan nyaman.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus didukung oleh berbagai kebijakan yang memudahkan masyarakat, termasuk dalam aspek transportasi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat memimpin Upacara Hari Senin di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, tidak sedikit pelajar yang menempuh pendidikan di wilayah perkotaan meskipun berdomisili di kecamatan lain. Kondisi tersebut membuat biaya transportasi menjadi salah satu komponen pengeluaran rutin yang harus dipenuhi keluarga setiap hari.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang berencana menambah dua rute layanan angkutan pelajar gratis, yakni Pasirian-Lumajang dan Tempeh-Lumajang, untuk melengkapi layanan yang telah berjalan sebelumnya.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi bagi para pelajar yang setiap hari berangkat ke sekolah,” ujarnya.
Bunda Indah menilai bahwa kemudahan akses transportasi memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan pendidikan. Dengan transportasi yang lebih terjangkau, keluarga dapat mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan pendidikan lainnya yang tidak kalah penting.
Selain membantu meringankan biaya yang ditanggung masyarakat, layanan angkutan pelajar gratis juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.
Melalui perluasan layanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak pelajar yang memperoleh kemudahan akses menuju sekolah, sehingga kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri dapat dirasakan secara lebih merata oleh generasi muda di berbagai wilayah.
(red)



