Pelantikan Eselon II Polman: Ada Warning Bupati, Dan Pakta Integritas Keluarga

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR–Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud tidak main-main kepada 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik. Dua nama langsung kena “warning” keras di depan umum.
Momen itu terjadi saat sambutan pengambilan sumpah dan pelantikan Eselon II di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Jumat (3/7/2026).
Sampah & Data Miskin Jadi Target 6 Bulan
Bupati menunjuk langsung Syarifuddin, S.H., M.Si, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang baru.
”Saya minta Kadis DLHK menuntaskan persoalan sampah di Polman dalam waktu 6 bulan,” tegas Samsul.
Bupati juga mengarahkan Muhammad Faisal, S.T., M.A.P, Kadis Sosial yang akrab disapa Faizal Katohidar. Tugasnya: membenahi data.
”Untuk Kadis Sosial, segera lakukan pendataan angka kemiskinan di Polman. Data penerima bantuan juga harus akurat,” perintah Bupati.
Dua isu itu jadi indikator awal kinerja 10 pejabat baru di bawah komando Samsul. Mahmud.
Yang menarik dari pelantikan kali ini: seluruh istri/suami pejabat yang dilantik ikut naik ke panggung. Mereka menandatangani 4 Poin Pernyataan Istri/Suami” di hadapan Bupati.
Isinya tegas dan mengikat:
1. Tidak mencampuri urusan kedinasan atau tugas pokok suami.
2. Tidak melakukan intervensi atau mendikte setiap kebijakan yang diambil suami.
3. Tidak menyalahgunakan jabatan suami untuk keuntungan pribadi, golongan, atau keluarga.
4. Mendukung penuh pelaksanaan tugas secara profesional, bersih dari KKN, dan patuh aturan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Pemkab Polman untuk menciptakan birokrasi yang bersih sejak dari lingkungan keluarga pejabat.
Pelantikan 10 JPT Pratama ini berdasarkan SK Bupati Polman Nomor 100.3.3.2/574/2000.



