Nusa Tenggara Timur

Prof. Fauzan Puji Inovasi Kepala LLDIKTI XV Prof. Amheka Lewat GENTASKIN

BeritaNasional.ID, KUPANG – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Fauzan, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Adrianus Amheka, atas terobosan dalam menghadirkan Program Mahasiswa Berdampak Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) GENTASKIN Batch II Tahun 2026.

Program ini dinilai sebagai contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Prof. Fauzan saat melepas 2.319 mahasiswa peserta KKNT GENTASKIN Batch II di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Kabupaten Kupang, Kamis (9/7/2026).

Sebanyak 41 perguruan tinggi yang tergabung dalam Konsorsium Perguruan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian di 100 desa yang tersebar di 13 kabupaten di Provinsi NTT.

Program ini merupakan kelanjutan GENTASKIN yang pertama kali dilaksanakan pada 2025 dan kini diperluas cakupannya agar memberi dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

Prof. Fauzan mengungkapkan kebanggaannya terhadap langkah inovatif yang dilakukan LLDIKTI Wilayah XV. Menurutnya, dari 17 LLDIKTI yang ada di Indonesia, LLDIKTI Wilayah XV menjadi yang pertama menghadirkan model kolaborasi seperti GENTASKIN.

Ia menilai keberhasilan sebuah program tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh keberanian memulai dan membangun kolaborasi.

“Saya senang dan bersemangat melihat kegiatan ini. Kepala LLDIKTI XV tidak pernah berbicara soal dana. Beliau tidak pernah bertanya, ‘Pak, anggarannya berapa?’ Karena kalau orang berbicara anggaran duluan, biasanya langkahnya justru berjalan mundur,” ujar Prof. Fauzan.

Menurutnya, semangat tersebut merupakan kepemimpinan yang patut dicontoh karena lebih mengutamakan solusi dan dampak nyata bagi masyarakat dibandingkan mempersoalkan keterbatasan anggaran.

Apresiasi serupa juga disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia menilai kolaborasi yang dibangun LLDIKTI XV bersama puluhan perguruan tinggi menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan masyarakat desa.

Program GENTASKIN sendiri dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Fokus program diarahkan pada peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kapasitas desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan NTT yang lebih sehat, kuat, dan inklusif.

Pelepasan mahasiswa berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur PPKM Ditjen Riset dan Pengembangan Prof. I Ketut Adnyana, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Rektor Universitas Nusa Cendana Prof. Jefri S. Bale, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Soleman Jilis Sanam, serta pimpinan perguruan tinggi se-NTT.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button