Satu Dekade Bersama BRI, Dwi Astuti Kembangkan Usaha dan Perluas Akses Layanan Keuangan di Kediri

KEDIRI – Berawal dari usaha sederhana, Dwi Astuti, warga Kelurahan Pakunden, Kota Kediri, berhasil mengembangkan bisnis sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui kemitraannya sebagai BRILink Agen. Hampir satu dekade perjalanan bersama BRI tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan usaha keluarga, tetapi juga membuka akses layanan transaksi keuangan yang lebih dekat dan mudah bagi masyarakat.
Dwi mengawali perjalanan usahanya pada 2015 dengan membuka bengkel perbaikan ban sepeda, menjual ban dan oli, serta mengembangkan toko alat tulis kantor (ATK) dan perlengkapan sekolah. Setahun kemudian, Dwi mendapatkan tambahan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang dimanfaatkannya untuk memperkuat dan memperluas usaha, antara lain dengan membeli mesin fotokopi, printer, etalase, serta berbagai perlengkapan alat tulis.
Pengalaman sebagai nasabah KUR kemudian membuka peluang baru bagi Dwi untuk mengembangkan usahanya melalui kemitraan sebagai BRILink Agen. Keberadaan layanan BRILink di tempat usahanya memberikan nilai tambah, baik dari sisi pendapatan maupun manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, ada manfaatnya bermitra dengan BRI. Tambah-tambah pemasukan buat membantu uang sekolah anak,” ujar Dwi.
Seiring waktu, layanan BRILink Agen yang dijalankan Dwi terus berkembang. Masyarakat sekitar memanfaatkan layanan tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan, seperti pembayaran tagihan listrik, pengisian saldo dompet digital, transfer antarbank, hingga transaksi perbankan lainnya.
Dalam satu hari, Dwi rata-rata melayani sekitar 50 transaksi. Jumlah tersebut dapat meningkat secara signifikan pada momentum tertentu, termasuk saat penyaluran bantuan pemerintah, dengan transaksi yang dilayani mencapai lebih dari 100 transaksi per hari.
Di tengah semakin banyaknya BRILink Agen di wilayah sekitar, Dwi tetap mampu mempertahankan aktivitas transaksinya. Konsistensi dalam menjalankan usaha serta memberikan pelayanan kepada pelanggan menjadi salah satu kunci yang terus dijaganya.
“Paling kendalanya kalau pas ada gangguan sistem atau teknis saja. Selebihnya disyukuri saja,” ungkap Dwi.
Pemimpin BRI Branch Office Kediri Adi Nugroho mengatakan, perjalanan Dwi menjadi salah satu contoh bagaimana kemitraan BRILink Agen dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan, baik bagi masyarakat maupun bagi pelaku usaha.
“Perjalanan Ibu Dwi menjadi contoh bagaimana BRILink Agen dapat tumbuh bersama usaha yang dijalankan masyarakat. Tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi warga sekitar, keberadaannya juga menciptakan peluang tambahan pendapatan bagi agen dan mendukung aktivitas ekonomi di lingkungannya,” ujar Adi Nugroho.
Menurut Adi, BRI akan terus memperkuat ekosistem BRILink Agen sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran agen di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin mendekatkan berbagai layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transaksi keuangan secara praktis dan mudah dijangkau.
Komitmen tersebut tercermin dari perkembangan jaringan BRILink Agen di wilayah kerja BRI Kediri. Hingga Juli, tercatat sebanyak 7.605 BRILink Agen, dengan jumlah transaksi mencapai 2.372.182 transaksi dan sales volume sebesar Rp2,73 triliun.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya peran BRILink Agen dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan transaksi keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Kediri dan sekitarnya.
“BRI berharap para mitra BRILink Agen dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat. Dengan jaringan yang semakin dekat, masyarakat dapat memperoleh layanan keuangan dengan lebih mudah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” tambah Adi.
Bagi Dwi, perjalanan bersama BRI selama hampir satu dekade bukan sekadar kisah mengenai pengembangan usaha. Kemitraan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.
Usaha yang dirintis sejak 2015 kini terus berkembang dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Kelurahan Pakunden. Ke depan, Dwi berharap usahanya dapat terus bertumbuh sehingga mampu memberikan kehidupan yang semakin baik bagi keluarganya, sekaligus mempertahankan perannya dalam menyediakan layanan transaksi keuangan bagi masyarakat sekitar.



