Jawa TimurProbolinggo

Jalur Banyuwangi-Situbondo Dipadati Kendaraan, PJR Turun Tangan! Pengendara ke Surabaya Diminta Lewat Jember

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI JATIM– Kepadatan kendaraan mewarnai arus lalu lintas di jalur Raya Banyuwangi-Situbondo pada Kamis (3/9/2026) dini hari. Kondisi tersebut dipicu pekerjaan perbaikan dermaga yang berdampak pada kelancaran perjalanan kendaraan di kawasan tersebut.

Situasi ini langsung direspons personel Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim V Polda Jawa Timur. Sejumlah anggota diterjunkan ke lapangan untuk mengatur pergerakan kendaraan sekaligus mengurai antrean yang terjadi di beberapa titik.

Pengaturan dipimpin langsung Kanit PJR Jatim V Polda Jawa Timur AKP Roni Faslah, Petugas melakukan pengaturan arus secara situasional agar kendaraan tetap dapat melintas dan kepadatan tidak semakin meluas.

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga aktif memberikan edukasi kepada pengendara. Masyarakat yang melintas diminta tidak mengambil tindakan terburu-buru ketika menghadapi antrean, terutama dengan menerobos jalur dari arah berlawanan.

AKP Roni Faslah menegaskan, pengendara dilarang melakukan aksi melawan arus atau ngeblong demi mencari celah agar lebih cepat melewati kemacetan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak melawan arus atau ngeblong ketika terjadi kepadatan. Ikuti selalu imbauan dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama serta kelancaran arus lalu lintas,” tegas Roni.

Menurutnya, perilaku melawan arus dapat menciptakan persoalan baru di tengah kemacetan. Selain berpotensi menghambat kendaraan dari arah berlawanan, manuver tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Pengendara pun diminta tetap bersabar dan mengikuti jalur yang telah diarahkan petugas. Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar mengejar waktu tempuh.

PJR Jatim V juga memberikan alternatif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, khususnya mobil, dengan tujuan Surabaya.

Pengendara dari arah Banyuwangi yang hendak menuju Surabaya disarankan mempertimbangkan jalur melalui Jember sebagai pilihan alternatif untuk menghindari titik kepadatan yang terdampak pekerjaan perbaikan dermaga.

“Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya roda empat dan hendak menuju Surabaya, kami menyarankan untuk mempertimbangkan jalur melalui Jember. Hal ini sebagai upaya menghindari kepadatan sehingga perjalanan dapat lebih lancar,” ujar Roni.

Imbauan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi penumpukan kendaraan di jalur Banyuwangi-Situbondo, terutama ketika volume kendaraan meningkat.

Masyarakat juga diminta memantau perkembangan kondisi lalu lintas sebelum berangkat. Apabila ditemukan antrean panjang, pengendara diimbau segera mempertimbangkan rute alternatif yang lebih memungkinkan.

Personel PJR Jatim V akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas selama aktivitas perbaikan dermaga masih berlangsung.

Penjagaan dan pengaturan akan dilakukan secara situasional dengan memperhatikan kondisi serta peningkatan volume kendaraan di jalur tersebut.

Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menjaga kelancaran arus sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

PJR Jatim V Polda Jawa Timur kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta tidak melawan arus, tidak melakukan aksi ngeblong, tetap tertib ketika menghadapi antrean, serta mematuhi arahan petugas.

Dengan disiplin pengguna jalan dan pengaturan lalu lintas di lapangan, kepadatan diharapkan dapat dikendalikan tanpa menimbulkan persoalan baru maupun meningkatkan risiko kecelakaan.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button