
BeritaNasional.id, SITUBONDO — Ribuan bibit mangrove ditanam di kawasan Pantai Sedulur, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).Sebanyak 1.500 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan yang melibatkan prajurit TNI, pemerintah daerah, Polri, pelajar, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Penanaman dipimpin Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Ferry Ardian, S.Kom., M.Han. Aksi dimulai sekitar pukul 09.15 WIB. Jumlah tersebut menambah 1.000 bibit mangrove yang telah ditanam sebelumnya. Dengan demikian, total terdapat 2.500 bibit mangrove yang telah ditanam di kawasan tersebut.
Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Ferry Ardian mengatakan, penanaman mangrove merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Mangrove, kata Ferry, memiliki peran penting bagi kawasan pesisir. Tanaman tersebut dapat menjadi benteng alami untuk membantu melindungi garis pantai dari ancaman abrasi.
Selain itu, keberadaan mangrove juga berperan dalam menjaga ekosistem pesisir dan laut yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di sekitar pantai.
“Setiap bibit mangrove yang ditancapkan hari ini adalah simbol kerja sama, kepedulian dan komitmen kita bersama,” ujar Ferry.
Ia menegaskan, kegiatan tidak boleh berhenti setelah seluruh bibit tertanam.
<span;>Bibit mangrove yang telah ditanam harus dirawat dan dijaga bersama agar dapat tumbuh dengan baik.
“Jangan hanya ditanam, tetapi harus dirawat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar nantinya memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Keterlibatan pelajar dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari gerakan menjaga kawasan pesisir.
<span;>Ferry berharap kesadaran untuk menjaga lingkungan dapat terus tumbuh, terutama di kalangan generasi muda.
Sebab, manfaat mangrove tidak bisa dirasakan secara instan. Pohon-pohon yang ditanam hari ini membutuhkan waktu untuk tumbuh dan menjadi kawasan hijau yang mampu melindungi pesisir.
Aksi di Pantai Sedulur pun menjadi gambaran bahwa menjaga lingkungan bukan pekerjaan satu pihak.
TNI, pemerintah, aparat keamanan, pelajar dan masyarakat dapat mengambil peran yang sama. Dari 1.500 bibit yang ditanam hari ini, dan total 2.500 bibit yang telah ditanam, tersimpan harapan agar kawasan pesisir Situbondo tetap terlindungi untuk generasi mendatang. Satu bibit ditanam hari ini, menjadi harapan bagi pesisir Situbondo di masa depan.



