41 Warga Binaan Lapas Probolinggo Jalani Tes Urine Acak, Hasilnya Negatif Semua

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO, JATIM- Komitmen mewujudkan Lapas Bersih Narkoba (Bersinar) kembali dibuktikan Lapas Kelas IIB Probolinggo. Sebanyak 41 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjalani tes urine acak di Aula Dr. Sahardjo, Jumat (18/9/2026) pagi.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh WBP dinyatakan negatif narkoba.
Tes urine mendadak ini digelar sebagai tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Surat Edaran Nomor http://PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026. Edaran tersebut menginstruksikan seluruh Lapas, LPKA, dan Rutan di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
Pelaksanaan tes dilakukan secara ketat dan transparan. Kepala Subseksi Perawatan Lapas Probolinggo, Reky Arif Rahman, memimpin langsung pemeriksaan dengan didampingi Regu Pengamanan, Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib), serta unsur pengamanan eksternal dari TNI dan Polres Probolinggo Kota.
Para WBP diambil secara acak tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memastikan hasil pemeriksaan objektif.
Kepala Lapas Probolinggo, Bayu Muhammad, menegaskan bahwa tes urine bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif dan deteksi dini yang wajib dilakukan secara berkelanjutan.
“Tes urine ini merupakan salah satu bentuk deteksi dini dan langkah preventif untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas. Kami akan terus melakukan pengawasan secara konsisten sebagai upaya menjaga integritas dan komitmen Lapas Probolinggo,” tegas Bayu.
Hasil negatif dari 41 WBP tersebut menjadi indikator keberhasilan program pembinaan dan pengawasan internal. Pihak Lapas menyebut capaian ini sebagai modal penting untuk menjaga Lapas Probolinggo tetap kondusif, aman, dan terbebas dari peredaran gelap narkotika.
Ke depan, Lapas Probolinggo memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan menggelar razia serta tes urine berkala sebagai komitmen mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba.



