Tak Ada Ampun! Lapas Probolinggo Obok-obok Kamar WBP, Temuan Ini Bikin Petugas Waspada

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo mengintensifkan pengamanan dengan menggelar razia mendadak di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (18/9/2026).
Dalam penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.
Razia digelar serentak pada Jumat pagi sebagai tindak lanjut Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan Nomor http://PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 tentang peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di seluruh Lapas, Rutan, dan LPKA di Indonesia.
Sasaran razia kali ini adalah tiga kamar hunian yang dipilih secara acak. Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) bersama jajaran pejabat struktural.
Tak hanya melibatkan Regu Pengamanan dan seluruh staf pegawai Lapas, razia kali ini juga diperkuat personel gabungan dari TNI Kodim 0820 Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota sebagai bentuk sinergi pengamanan.
Satu per satu kamar dan barang-barang pribadi milik WBP diperiksa secara detail oleh petugas.
Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone, namun mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian, yakni botol kaca, kabel listrik rakitan, korek api, sendok logam (skim), dan pisau silet cukur.
Seluruh barang temuan langsung diamankan dan didata untuk dimusnahkan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Probolinggo, Bayu Muhammad, menegaskan bahwa razia rutin dan insidental akan terus digencarkan untuk memastikan Lapas tetap bersih dan steril dari barang terlarang.
“Kami terus melakukan pengawasan melalui razia rutin maupun insidental untuk menjaga Lapas tetap bersih, tertib, dan kondusif. Upaya ini juga penting agar tidak ada barang yang dapat mengganggu keamanan ataupun proses pembinaan warga binaan,” ujar Bayu.
Menurutnya, pelibatan TNI-Polri bukan sekadar pengamanan, tetapi bentuk transparansi dan komitmen Lapas Probolinggo dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.



