AdvedtorialBone BolangoGorontalo

Profiling ASN Bone Bolango, Langkah Awal Menuju Manajemen Talenta 2027

BERITANASIONAL.ID — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai memetakan potensi dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari persiapan penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah.

Profiling ASN yang dilaksanakan di UPT BKN Gorontalo, Kamis (17/9/2026), tidak hanya mengukur kemampuan aparatur melalui serangkaian tes. Pemetaan tersebut juga mencakup potensi, kompetensi, hingga kemampuan literasi digital setiap ASN.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan hasil profiling nantinya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam pengembangan karier ASN, termasuk penempatan, mutasi maupun promosi.

“Profiling ini akan memetakan potensi, kompetensi, termasuk literasi digital,” kata Iwan saat membuka kegiatan Profiling ASN Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Menurutnya, pemetaan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemkab Bone Bolango menuju penerapan manajemen talenta ASN yang ditargetkan mulai diterapkan pada 2027.

Dengan tersedianya data profil ASN, pemerintah daerah dapat mengetahui kekuatan masing-masing pegawai, mengidentifikasi kompetensi yang masih perlu dikembangkan, sekaligus melihat kesesuaian antara kapasitas individu dengan kebutuhan organisasi.

Dengan demikian, penataan ASN ke depan tidak semata-mata berorientasi pada pengisian jabatan. Potensi, kompetensi dan kemampuan individu juga menjadi pertimbangan dalam membangun jalur pengembangan karier aparatur.

Iwan juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan profiling sebagai perlombaan untuk menyelesaikan soal secepat mungkin.

Menurut dia, peserta yang lebih dahulu meninggalkan ruang tes belum tentu memperoleh hasil yang lebih baik. Sebab, profiling dirancang untuk menggambarkan potensi dan kompetensi masing-masing individu.

“Ini bukan ujian seperti matematika. Profiling ini memang untuk memetakan potensi diri dan kompetensi,” ujarnya.

Iwan bahkan membagikan pengalamannya saat mengikuti profiling. Ia mengaku termasuk peserta yang paling akhir meninggalkan ruangan.

Pengalaman tersebut disampaikannya agar para ASN tidak terburu-buru hanya karena melihat peserta lain lebih dahulu menyelesaikan tahapan tes.

“Yang penting fokus pada apa yang menjadi pertanyaan yang muncul di dalam layar,” pesannya.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan tenang dan serius agar hasil profiling dapat menggambarkan potensi serta kompetensi masing-masing secara lebih objektif.

Bagi Pemkab Bone Bolango, data hasil profiling tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen hasil tes. Data itu akan menjadi salah satu instrumen dalam membangun sistem manajemen talenta ASN yang lebih terukur.

“Insyaallah tahun depan kita sudah berkomitmen menerapkan manajemen talenta. Ini bagian dari persiapan menuju manajemen talenta nasional,” ungkap Iwan.

Melalui penerapan manajemen talenta, Pemkab Bone Bolango menargetkan pengelolaan karier ASN menjadi lebih terarah, mulai dari pemetaan potensi, pengembangan kompetensi hingga penempatan aparatur sesuai kapasitas individu dan kebutuhan organisasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang semakin berbasis kompetensi, data dan kebutuhan organisasi.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button