Jawa TimurProbolinggo

KPU Kota Probolinggo Petakan TPS Khusus di Lapas, Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terpenuhi

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo mulai mematangkan persiapan pemilu dengan menyasar kelompok pemilih di lokasi khusus. KPU menggelar rapat koordinasi bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Probolinggo terkait pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus, Selasa (20/10/2026).

Rapat yang digelar di lingkungan Lapas Probolinggo ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh warga binaan tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.

Fokus utama koordinasi adalah pemetaan kebutuhan TPS khusus di dalam Lapas. Mulai dari pendataan jumlah warga binaan yang memenuhi syarat sebagai pemilih, penentuan lokasi TPS yang representatif di dalam Lapas, hingga mekanisme teknis pemungutan suara agar sesuai dengan regulasi pemilu.

Langkah ini dinilai krusial agar pelaksanaan pemilu di lingkungan Lapas berjalan tertib, aman, dan tidak menghilangkan hak konstitusional warga binaan.

Hadir dalam rapat tersebut jajaran KPU Probolinggo dan pihak Lapas Probolinggo. Dari pihak Lapas, hadir Kasubsi Registrasi Lapas Probolinggo, Decky Nurdy Wisatawan, yang menyambut baik sinergi tersebut.

Pihak Lapas menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh setiap tahapan pemilu yang akan dilaksanakan di dalam Lapas.

Rapat koordinasi dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo.

Pemetaan TPS lokasi khusus ini merupakan amanat undang-undang untuk menjamin hak pilih semua warga negara, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Tanpa TPS khusus, warga binaan berpotensi kehilangan hak pilihnya karena keterbatasan akses ke TPS umum.

Melalui TPS lokasi khusus, negara hadir memastikan asas pemilu yang inklusif dan berkeadilan tetap terjaga.

Menanggapi hal itu, Kasubsi Registrasi Lapas Probolinggo, Decky Nurdy Wisatawan, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi.

“Kami akan selalu mendukung adanya kegiatan ini agar proses pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik dan mempermudah warga binaan dalam menggunakan hak suara atau hak pilihnya,” ujar Decky

Hasil dari rapat koordinasi ini akan ditindaklanjuti dengan pendataan pemilih secara detail dan peninjauan langsung lokasi yang akan dijadikan TPS di dalam Lapas. KPU dan Lapas Probolinggo berharap sinergi ini terus terjaga hingga hari pemungutan suara, sehingga pelaksanaan pemilu di lokasi khusus dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai peraturan yang berlaku.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button