DR. Hj. Chuduriah Sahabuddin :STIEB IMAMA Siapkan Talenta Muda Sulbar Tembus Persaingan Kerja Global

Beritanasional.ID POLMAN SULBAR— Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis (STIEB) Insan Madani Mandar (IMAMA) mengambil peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Sulawesi Barat agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui program SMK Go Global.
Program peningkatan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut diwujudkan melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kemampuan bahasa Inggris yang berlangsung di Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (30/10/2026).
Ketua STIEB Insan Madani Mandar (IMAMA), Dr. Hj. Chuduriah Sahabuddin, M.Si., yang berada di bawah naungan Yayasan Musyanurzir Sahabuddin, menegaskan bahwa program SMK Go Global merupakan peluang penting bagi generasi muda daerah untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas akses terhadap kesempatan kerja di luar negeri.
Menurutnya, peluang kerja internasional harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, baik dari aspek keterampilan, penguasaan bahasa asing, profesionalisme, maupun pemahaman terhadap budaya kerja negara tujuan.
“Ini bukan sekadar pelatihan bahasa Inggris, tetapi bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing global. Anak-anak muda Sulawesi Barat harus mampu mengambil peluang di pasar kerja internasional dengan bekal kemampuan yang memadai,” tegas Dr. Hj. Chuduriah Sahabuddin.
Ia menilai, penguatan kapasitas calon pekerja migran harus menjadi perhatian bersama, karena kualitas tenaga kerja merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan peluang pasar kerja global.
STIEB Insan Madani Mandar (IMAMA), sebagai mitra penyelenggara program di Sulawesi Barat, berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesiapan mental dan kompetensi untuk memasuki dunia kerja internasional.
Pelaksanaan program batch II ini berlangsung sejak pekan keempat Oktober hingga akhir November 2026, dengan pendanaan dari pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Melalui program SMK Go Global, diharapkan lahir tenaga kerja muda asal Sulawesi Barat yang terampil, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat internasional.



