Tingkatkan Literasi Al-Qur’an, Lapas Probolinggo Gelar Pembinaan TPQ untuk Warga Binaan

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo terus memperkuat pembinaan kerohanian warga binaan melalui program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Program ini difokuskan untuk meningkatkan literasi baca tulis Al-Qur’an sebagai bekal pembentukan karakter dan keimanan selama menjalani masa pidana.
Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) di lingkungan Lapas Probolinggo. Pihak lapas menggandeng para ustadz dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo untuk memberikan bimbingan secara langsung kepada warga binaan.
Pembinaan TPQ ini menyasar warga binaan yang masih dalam tahap belajar dasar membaca Al-Qur’an. Dalam pelaksanaannya, para peserta dibimbing mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, teknik membaca ayat-ayat suci dengan tajwid yang benar, hingga latihan menulis huruf Arab.
Kepala Lapas Probolinggo, Muhammad Bayu, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan baca tulis, melainkan bagian dari pembinaan kepribadian yang berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi kunci untuk mendorong proses perbaikan diri warga binaan. Dengan mendekatkan diri pada Al-Qur’an, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti.
“Kami berharap melalui pembinaan TPQ ini, warga binaan dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Muhammad Bayu.
Pihaknya menambahkan, Lapas Probolinggo akan terus menggelar program pembinaan kerohanian secara rutin sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.



