Sidrap

Alasan Pengambilan Sertifikat Penguatan, Disdikbud Sidrap Boyong 130 Kepsek ke Solo

image_pdf

BeritaNasional. ID, Sidrap – Sedikitnya 130 Kepala Sekolah di Bumi Nene Mallomo Sidrap terbang ke Solo Jawa Tengah, Selasa 12 November 2019,  Kepala Sekolah yang terdiri dari TK. SD dan SMP di boyong ke Kota Solo Jawa Tengah.

Tujuan pemberangkatan para Kepala Sekolah tersebut tidak lain adalah untuk mengambil Sertifikat Penguatan Kepala Sekolah yang di nyatakan lulus untuk priode 2018 lalu.

Berdasarkan data yang di peroleh, masing-masing Kepala Sekolah di bebankan biaya sebesar Rp. 5.300.000,- perorang untuk ikut dalam pemgambilan Sertifikat Penguatan tersebut, dengan waktu kegiatan selama 4 hari.

Padahal, berdasarkan pantauan di lapangan,  sebahagian Kepala Sekolah tersebut akan menghabisi masa tugasnya sebagai Abdi Negara dalam rentak waktu yang tidak lama.

Untuk itu, perlu di lakukan pertimbangan matang, apalagi di tunjang dengan kondisi keuangan yang begitu menjerit.

Sejatinya hal ini,  Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sidrap berangkat untuk mengambil Sertifikat tersebut,  bukan dengan jalan memboyong para Kepala Sekolah untuk berangkat Ke Solo untuk mengambil Sertifikat tersebut. Ataukah itu bukan tanggung jawab Dinas Pendidikan.

Berdasarkan pantau Media ini, dari berbagai daerah tetangga tidak mengalami apa yang di lakukan di Disdikbud Sidrap.

Menurutnya, itu tanggung jawab Disdikbud daerah masing-masing. Bukan dengan cara memberangkatkan Para Kepala Sekolah untuk pengambilan Sertifikat Penguatan, alasannya itu hanya membuang waktu dan energi, apalagi di musim ini DAK sedang berlangsung,  siapa jadi pengawas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap Nurkanaah SH. M.Si saat di konfirmasi melalui WA, Selasa, 12 November 2019 mengatakan soal pemberangkatan Kepala Sekolah tersebut ia baru mengetahui setelah di sedorkan tanda-tangan untuk mendapatkan persetujuan dan rekomendasi ke Bupati Sidrap.

Lanjut Nurkanaah, perencanaan ini ia akui tidak mengetahuinya secara detail,  yang jelas saat di bicarakan akan adanya pemberangkatan untuk ke Solo,  dirinya saat itu sedang dalam cuti.

Yang jelas kata Nurkanaah silahkan koordinasikan dengan panitianya atau yang berkompeten. Singkat Nurkanaah.

Terpisah,  sejumlah Kepala Sekolah yang di temui sebelumnya,  dirinya akui akan adanya pemberangkatan ke Kota Solo untuk pengambilan Sertifikat Penguatan Kepala Sekolah.

Lanjutnya,  kemungkinan besar para Kepala Sekolah yang telah ikut Ujian Penguatan Kepala Sekolah juga berangkat ke Kota Solo, dengan membayar uang sebesar Rp. 5.300.000,-

Selain katanya ke Solo,  rombongan juga akan melakukan kunjungan ke beberapa kota di Pulau Jawa, sebagai bentuk Study Banding,  yang jelas intinya adalah untuk pengambilan Sertifikat Penguatan Kepala Sekolah.

Terpisah. Wahyu (45) Saat konfirmaai di Pangker mengatakan,  sejatinya hal ini menjadi pertimbangan oleh semua pihak,  terutama Dinas terkait dan Pamerintah Daerah sebelum pemberangkatan, pasalnya ini membawa sedikitnya ratusan Kepala Sekolah, Belum lagi meninggalkan tugas pokoknya.

Selain itu kata Wahyu, Pengambilan Sertifikat dan Atau kata lain Study Banding jika itu ada, saya rasa itu tidak optimal,

Untuk itu,  ia memintah kepada semua komponen terkait untuk menulusuri kegiatan ini,  dan kuat dugaan jangan sampai kegiatan ini adalah sebagai lahan bisnis belaka, terang Wahyu.(Risal Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close