ACEH

Alumni MAN 3 Aceh Besar Jadi Ketua Komite Sekolah

Beritanasional.Id, Kota Jantho – Rahmat Aulia, S.Pd.I salah seorang alumni Madrasah Aliyyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar tahun 2003 terpilih sebagai ketua Komite Sekolah periode 2019-2024 melalui hasil aklamasi. Pada rapat musyawarah wali murid sekolah tersebut, Kamis (19/12/19).

Rahmat Aulia mengisi posisi Ketua Komite di Sekolah tempat dirinya menimba ilmu 17 tahun silam, menggantikan ketua sebelumnya yang sudah habis masa jabatannya periode 2014-2019, Tgk. Muhtaruddin Amin, S.Pd.

Ketua panitia pelaksanaan musyawarah sekolah MAN 3 Aceh Besar, Akhi Fakhrizan menyampaikan pembahasan mengenai kelanjutan organisasi Komite MAN 3 Aceh Besar itu merupakan agenda rutin sekolah kurun waktu lima tahun sekali, sekaligus pemilihan ulang ketua Komite Sekolah.

“Ini adalah agenda rutin sekolah setiap lima tahun sekali untuk meng-update kembali perkembangan organisasi orang tua siswa,” kata Akhir Fakhrizan

Sementara, Ketua Komite terpilih Rahmat Aulia yang juga Anggota DPRK Aceh Besar periode 2019-2024 ini, pada pidato perdananya, mengatakan selaku alumni MAN 3 Aceh Besar itu, tidak akan menolak dukungan segenap orang tua siswa, untuk dirinya menyandang orang pertama dalam organisasi kemitraan sekolah dengan wali murid itu. Namun Rahmat berharap dukungan dari semua pihak, dalam rangka mendorong sekolah tersebut ke arah yang lebih baik.

“Perkembangan zaman, menuntut kita untuk terus mengikutinya. Maka dukungan segenab orang tua siswa dan semua elemen dalam mewujudkan sekolah ini lebih bermutu dan berdaya saing tinggi, oleh sebab itu secara bersama sama kita curahkan pikiran dan tenaga untuk mewujudkan harapan tersebut,” demikian ajak Ketua KNPI Aceh Besar ini di hadapan sekitar 300 san orang tua siswa MAN indrapuri tersebut, saat itu.

Sebelumnya, Kepala Sekolah MAN 3 Aceh Besar Sanusi M, S.Pd, mengemukakan isu-isu terkini mengenai dunia pendidikan adalah Aspek perkembangan teknologi, sumber daya manusia dan antisipasi kenakalan remaja. Peran orang tua di luar jam sekolah sangat penting, guna mencegah anak dari aktivitas yang negatif.

“Tehnologi, SDM adalah hal yang menjadi fokus dunia pendidikan saat ini, sedangkan perilaku siswa merupakan tanggungjawab bersama antara pendidik dan orang tua,” demikian terangnya. (Alan)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close