Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”, PKB Mamuju Tengah Teguhkan Komitmen di Usia 28 Tahun

BeritaNasional.ID JAKARTA–Semangat kearifan lokal dari Bumi Sulbar akan berkibar di jantung Ibu Kota. Para pengurus Dewan Pimpinan Cabang / DPC Partai Kebangkitan Bangsa / PKB Kabupaten Mamuju Tengah bersiap mengikuti pelantikan serentak seluruh Indonesia dalam rangka Harlah PKB ke-28.
Pelantikan akbar ini akan digelar di Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta. Yang akan dilantik adalah Ketua Dewan Suro, Ketua Dewan Tampis, dan seluruh jajaran pengurus cabang PKB se-Indonesia.
Dari Mamuju Tengah, Ketua Dewan Tampis DPC PKB Mamuju Tengah, Subhan Aliyah, S.E.*, turut hadir bersama seluruh pengurus.
Uniknya, para pengurus akan tampil mengenakan pakaian adat masing-masing daerah. Ini menjadi simbol bahwa PKB hadir merangkul keberagaman budaya Indonesia.
Tagline Harlah tahun ini, Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” dan “Bersama PKB Indonesia Maju, Rakyat Sejahtera” menjadi napas perjuangan PKB memasuki usia 28 tahun.
Ketua DPC PKB Mamuju Tengah sekaligus Ketua Dewan Tampis, Subhan Aliyah, S.E., menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari sejarah pelantikan nasional ini.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah peneguhan amanah. Kami dari Mamuju Tengah datang membawa semangat lokal, untuk dikuatkan dengan semangat nasional. Dengan tagline ‘Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi’.
“kami berkomitmen memperjuangkan ekonomi kerakyatan yang berpihak pada petani, nelayan, dan UMKM di Mateng. Bersama PKB, kita ingin wujudkan Indonesia Maju dan Rakyat Sejahtera, dimulai dari desa-desa di Mamuju Tengah,” ujar Subhan Aliyah.
Ia menambahkan, penggunaan pakaian adat saat pelantikan adalah bentuk penghormatan PKB terhadap budaya.
”Kami ingin menunjukkan bahwa PKB adalah partai yang nasionalis dan religius, tapi tidak pernah melupakan akar budaya daerah. Ini ‘Arah Baru’ kami,”tutupnya.
Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi momentum baru bagi seluruh pengurus DPC PKB di Indonesia untuk bergerak lebih solid, melayani masyarakat, dan mengawal kebijakan yang pro-rakyat. (hms/DPC PKB Mateng)



