Eks Keresidenan Madiun

Bahana Bersahaja di Desa Teguhan Pemkab Madiun Hadirkan 33 Jenis Pelayanan Publik

BeritaNasional.ID, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan 33 jenis layanan publik langsung di desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, sertifikasi pertanahan, konsultasi hukum, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan pasar murah dalam program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja). Kamis (20/8/2026).

Kehadiran Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, serta jajaran Forkopimda menjadi bukti komitmen pemerintah mendekatkan pelayanan kepada warga.

Wakil Bupati Madiun mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. “Pemeriksaan rutin penting agar penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes bisa terdeteksi dan ditangani sejak awal,” ujarnya.

Layanan kesehatan hari kedua mencakup cek gula darah, tekanan darah, konsultasi dokter spesialis, hingga penapisan TBC dengan mobil rontgen.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan senam bersama dan penampilan seni budaya pencak silat, menegaskan semangat guyub rukun dan gotong royong masyarakat Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia

Selain itu, Pemkab Madiun memberikan pelayanan pengurusan  dokumen kependudukan. Dispendukcapil Kabupaten Madiun menggenjot beberapa program inovasi bersifat jemput bola guna lebih dekat dengan masyarakat. Antara lain ada program Leladi Sesami yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga ke desa. Kemudian ada program “Sarapan Pecel”Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan.

Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun, Sayoga, menyampaikan bahwa melalui kegiatan Bahana Bersahaja ini, seluruh pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bisa diselesaikan di lokasi tanpa harus mendatangi kantor ataupun Mal Pelayanan Publik (MPP).

Mulai perekaman KTP elektronik, KIA, akta kelahiran, akta kematian, hingga cetak ulang KTP rusak semuanya kami layani di sini. Prosesnya cepat, langsung jadi, dan gratis,” kata Sayoga, Kamis (20/8/2026)

Menurutnya, sebelum stan pelayanan dibuka, pemerintah desa telah mengumpulkan berbagai pengajuan warga. Mulai dari pembaruan Kartu Keluarga (KK), perubahan data pekerjaan dan pendidikan, pencetakan KTP, hingga pengurusan akta kelahiran dan akta kematian.

“Antusiasnya, khususnya warga Desa Teguhan, sangat banyak. Untuk permohonan KTP, KK, perubahan pekerjaan, pendidikan, cetak KTP, akta kelahiran maupun kematian, sudah dikumpulkan melalui desa. Jadi ketika saya datang, sudah mendapatkan satu geblok pengajuan,” ujar Sayoga,

Ia menjelaskan, mekanisme pengumpulan berkas melalui pemerintah desa tersebut dinilai memudahkan masyarakat. Warga tidak harus mengantre lama di lokasi karena sebagian dokumen telah dikumpulkan dan diproses oleh petugas.

“Jangan menunggu saat dibutuhkan, selagi mudah seperti sekarang silakan segera dilengkapi,” pesan Yoga.

Baitasa, salah satu warga yang datang untuk melakukan pengurusan KK baru mengaku senang dengan hadirnya pelayanan Dispendukcapil di desanya. Menurutnya pelayanan ini bisa menghemat waktu dan biaya operasional kepengurusan.

“Senang sekali, saya mengurus KK baru karena baru menikah. Mudah sekali dan menghemat waktu. Selain itu gratis, pelayanan juga bagus,”ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, layanan administrasi kependudukan menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat. Warga memadati stan pelayanan sejak pagi untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button