Daerah

Belum Mampu Penuhi Kreteria, Sekolah di Jombang Masih Banyak Lakukan Pembelajaran Daring

BeritaNasional.ID, Jombang – Wabah pandemi covid 19 masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir , namun berbagai upaya pencegahan dan penyebaran perkembangannya itu yang harus terus kita jaga, tentunya demi keselamatan dan keamanan kesehatan diri kita sendiri , lingkungan , dan yang lebih penting keluarga .

Berbagai pihak  sudah merasakan , dampak dari Pandemi civid 19 ini, namun , yang dibuat pusing tujuh keliling adalah , mereka , yang berkecipung di dunia Pendidikan yang , terutama tenaga pendidik yang terus menerus memeras otak mencari solusi agar agak Didik mereka tidak sampai terlantar pendidikan nya disebabkan Pandemi covid 19 ini.

Dari pantauan awak Media , di Kabupaten Jombang . Jawa Timur , hingga saat ini masih banyak sekolahan – sekolahan yang masih harus menerapkan sistem  pembelajaran dalam jaringan ( Daring  )  hal ini dilakukan sesuai dengan himbauan dari  Pemkab Jombang yang harus mematuhi Protokol Kesehatan. Namun tidak bisa dipungkiri juga ada sekolah yang menerapkan dua metode sekaligus yakni dalam Jaringan dan Pembelajaran tatap muka ( TTM ) . Tapi ada juga ada sekolah dalam beberapa bulan terakhir ini menerapkan pembelajaran tatap muka ( TTM ) .

Kepala SMK Sultan Agung 2 Tebuireng Jombang dengan lokasi sekolah di jalan jatipelem Diwek  kabupaten Jombang . Ir. SIswono. M MPd. Pada saat dikonfirmasi awak media rabo ( 24 / 02 / 2021 ) mengatakan , bahwa pada saat ini sekolah yang dipimpinnya  mengaku sedikit kerepotan menghadapi situasi seperti saat ini  namun pihaknya tetap sekolahnya tetap konsisten menerapkan himbauan pemerintah dan memakai metode daring.

Namun akibat kebutuhan sekolah yang mendesak yakni  dalam menghadapi ujian kompetensi keahlian ( UKK )  SMK Sultan agung 2  melakukan metode pembelajaran tatap muka tentunya khusus siswa kelas 12 atau kelas III hal ini dilakukan  karena untuk anak – anak  yang duduk di kelas ini , yerutama jurusan tata boga , dan akutansi perkantoran  , pada dasarnya harus praktek tidak bisa secara daring, kecuali pengetahuan umum bisa daring . Tapi untuk sekolah kejuruan harus melalui praktek , itupun sebelumnya kita minta persetujuan dari orang tua siswa masing – masing .

”  kita sebelumnya sempat merasa bingung memikirkan anak – anak ini terutama untuk yang kelas 12  namun dari hasil rapat MKKS di SMK Dwija Bhakti beberapa waktu yang lalu , saya memberanikan diri untuk melakukan metode pendidikan tatap muka ; mengingat di bulan maret ini anak – anak sudah menghafapi ujian UKK . Bagaimana bisa mengerjakan soal ujian kalau tidak praktek khususnya bagi mereka yang mengambil jurusan tata boga dan akutansi perkantoran . Namun demikian kepada para siswa kita haruskan tetap mematuhi Protokol kesehatan,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Waka Kesiswaan SMK Nusantara . Desa Bogem . Agus fitriyanto . Saat dikonfirmasi awak media sabtu ( 27 / 02 / 2021 ) namun menurut.  Agus , di SMK Nusantara sudah terlebih dahulu menerapkan metode tatap muka ( TTM ) kurang lebih satu bulan yang lalu , tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan .

Saat ini SMK swasta yang masih melakukan metode Dalam jaringan ( Daring ) penuh adalah SMK Tarbiyatun Nasiin . Pacul gowang . Yang menurut salah seorang gurunya.  Lutfi , kepada awak media mengatakan sampai saat ini SMK Tarbiyan Nasiin masih menerapkan metode  dalam jaringan total ” belum berani tatap muka,” katanya singkat.   ( Mukti abadi )

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button