DaerahJawa TimurNasionalPelantikanPolitikRagamSitubondo

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Pesan Rangkul Semua Warga dan Lupakan Balas Modal Politik

BeritaNasional.id, SITUBONDO– Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik tiga kepala desa (kades) hasil pemilihan antar waktu (PAW) tahun 2026 di Pendopo Rakyat Situbondo, Senin (13/7/2026).

Tiga kades yang dilantik yakni Abul Hasan sebagai Kepala Desa Silomukti, Haeril Anwar sebagai Kepala Desa Curah Kalak, dan Taufik Hidayat sebagai Kepala Desa Sumber Anyar, Kecamatan Mlandingan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Situbondo, Wakil Bupati Ulfiah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan persatuan, terutama setelah proses politik yang kerap memecah belah masyarakat.

“Saya selalu memberi contoh bahwa kita harus terus memperbaiki komunikasi dengan siapa pun. Saat sudah dilantik, maka semua masyarakat adalah tanggung jawab kita, tanpa membeda-bedakan,” ujar Mas Rio.

Ia mengingatkan bahwa kemenangan dalam kontestasi politik bukan berarti hanya melayani pendukung, melainkan seluruh warga.

Mas Rio bahkan menyinggung perolehan suara dirinya bersama Wakil Bupati Ulfiah saat Pilkada Situbondo, yakni 51,3 persen. Artinya, hampir separuh masyarakat tidak memilih mereka.

“Ketika kami sudah dilantik, semuanya adalah warga Situbondo yang kami cintai. Tidak ada perbedaan antara wilayah yang menang atau kalah,” tegasnya.

Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur yang tetap dilakukan di wilayah yang bukan basis pendukungnya, seperti Kecamatan Arjasa dan Besuki. Lebih lanjut, Mas Rio berpesan kepada para kepala desa yang baru dilantik agar mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dan tidak terjebak dalam konflik politik.

“Ketika Anda sudah menjadi pemimpin, maka tugas Anda adalah memimpin seluruh rakyat di desa itu. Jangan dibeda-bedakan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para kades mengelola dana desa secara bijak, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang hanya berkisar Rp 300 juta.

Mas Rio menekankan agar para kepala desa mengubur dalam-dalam keinginan untuk mengembalikan biaya politik yang telah dikeluarkan saat pencalonan.

“Jangan berpikir mengembalikan biaya politik. Jadilah pemimpin yang amanah dan bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Secara khusus, ia juga menaruh harapan besar kepada Kepala Desa Sumber Anyar yang selama ini dinilai kerap dilanda persoalan.

“Sumber Anyar ini sering bermasalah. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan yang baru bisa membawa perubahan dan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Mas Rio juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai kunci kemajuan suatu daerah.

“Kunci kebaikan satu daerah adalah ketika pemimpinnya rukun,” katanya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan kemajuan Situbondo serta mendukung kepemimpinan desa yang baru agar mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button