DaerahEks Keresidenan Madiun

Datangi Bawaslu Ponorogo, Ampedapo Berharap Tidak Ada Intervensi Terhadap Penanganan Kasus Beny

BeritaNasional.ID, Ponorogo – Terindikasi ada tekanan dan intervensi terhadap Bawaslu terkait penanganan kasus Beny Sulistyanto, Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Ponorogo (Ampedapo) mendatangi Kantor Bawaslu Ponorogo, Sabtu (21/11/2020).

Mereka meminta agar Bawaslu tegas dan tidak takut dengan intervensi dari pihak manapun. Selain itu, Ampedapo siap mengawal kasus Beny demi pelaksanaan Pilkada yang berkualitas. Karena itu, Aliansi Masyarakat tersebut meminta sebelum Pilkada serentak dilaksanakan pemeriksaan terhadap Beny sudah ada keputusan.

Kordinator aksi, Agung Budi Prayitno mengungkapkan bahwa pihaknya siap mengawal penyelenggara pemilukada tersebut dan menyatakan sikap terkait permasalahan yang berkaitan dengan Pilkada, utamanya dugaan kasus kampanye hitam dengan terlapor Beny Sulistiyanto.

“Kami datang untuk menyatakan sikap dan mendukung sepenunya kinerja Bawaslu maupun Gakkumdu terkait penanganan masalah pelanggaran Pilkada. Jangan ada intervensi- intervensi dari pihak pihak manapun, sehingga mengganggu kinerja Gakkumdu ini. Gakkumdu harus tetap tegas dan teguh pada pendiriannya,” ungkap Budi Ceprot, sapaan akrabnya.

Pihaknya berharap kepada Gakkumdu agar bisa mengambil sikap dan memeriksa Beny dengan bebas, lapang dada, pikiran jernih sehingga proses pemeriksaanya berjalan lancar. Nantinya, sebelum pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang Budi juga berharap kasus ini sudah ada keputusan.

“Beny ini kan tokoh, jadi kemungkinan ada intervensi – intervensi dari beberapa pihak. Nah, disini kami siap mengawal dan mendukung Bawaslu dalam menangani kasus ini dan kami harap sebelum pelaksanaan Pilkada Desember mendatang, kasus ini sudah ada keputusan,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close