Lumajang

Di Bawah Langit Glagah Arum, Ribuan Pramuka Lumajang Ulang Janji: “Tri Satya Harus Hidup dalam Tindakan”

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM — Angin malam di Bumi Perkemahan Glagah Arum terasa berbeda, Kamis (13/8/2026). Ribuan anggota Pramuka dari penjuru Lumajang berdiri khidmat, mengangkat tangan kanan, dan mengulang janji mereka: Tri Satya.

Bukan sekadar upacara rutin. Ini jadi pengingat bahwa jadi Pramuka bukan cuma soal seragam coklat.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lumajang, Yudha Adji Kusuma, memimpin langsung Ulang Janji Pramuka tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan ulang janji harus jadi cermin di kehidupan nyata.

“Ulang Janji Pramuka ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen sakral bagi kita untuk kembali mengingat, menghayati, dan meneguhkan komitmen terhadap Tri Satya sebagai kode kehormatan seorang Pramuka,” tegas Yudha di hadapan peserta.

Menurutnya, nilai kepramukaan harus turun ke jalan. Bukan hanya dihafal saat perkemahan.
“Disiplin, kepedulian, gotong royong, pengabdian. Itu yang harus kelihatan di desa, di sekolah, di lingkungan kita,” lanjutnya.

Yudha mengajak seluruh anggota Pramuka menjadikan malam itu titik awal semangat baru.
“Satu janji yang kita ucapkan kembali harus menjadi satu tekad untuk terus berbuat baik dan mengabdi. Dari Glagah Arum ini, mari kita nyalakan kembali semangat kepramukaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Ia menekankan, Tri Satya dan Dasa Darma tidak cukup diucapkan. Harus diamalkan.
“Tri Satya harus hidup dalam tindakan kita. Bukan hanya diucapkan, tetapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena Pramuka adalah tentang karakter, pengabdian, dan keteladanan,” pungkasnya.

Kegiatan Ulang Janji ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan di Kwarcab Lumajang. Tujuannya satu: menjaga semangat kepramukaan agar tetap relevan.

Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, Kwarcab berharap Pramuka Lumajang lahir sebagai generasi yang berkarakter, peduli sesama, dan siap mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

(red)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button