Dr. Christina Olly Lada Kembali Pimpin FKKH Undana Periode 2026–2030

BeritaNasional.ID, KUPANG – Senat Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali memberikan kepercayaan kepemimpinan kepada Christina Olly Lada, melalui Rapat Senat Tertutup Pemilihan Dekan (Pildek) FKKH Periode 2026–2030 yang digelar di Aula Dekanat FKKH, Rabu (17/12/2025).
Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung demokratis, tertib, dan transparan, Christina Olly Lada berhasil meraih 17 suara, unggul signifikan atas dua kandidat lainnya. Elisabet Tangkonda, memperoleh dua suara, sementara, Novalino H. G. Kalau, mendapatkan satu suara.
Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Jefri S. Bale, yang memiliki hak suara sebesar 35 persen, hadir langsung dalam rapat senat tersebut untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku di lingkungan Undana.
Dalam arahannya usai pemilihan, Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa hasil Pildek bukanlah kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh sivitas akademika FKKH.
Ia mengajak kepemimpinan terpilih untuk mengedepankan komunikasi yang humanis, membangun kolaborasi konstruktif, serta menjaga harmoni internal fakultas.
“Mari merangkul seluruh sivitas akademika FKKH. Bangunlah sikap saling menghormati dan saling menghargai dalam komunikasi antara pimpinan, dosen, maupun tenaga kependidikan,” ujar Prof. Jefri.
Rektor juga menyatakan komitmen rektorat untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program strategis FKKH, khususnya dalam penguatan pendidikan, riset, dan layanan kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Apresiasi terhadap jalannya proses pemilihan juga disampaikan oleh perwakilan Guru Besar FKKH, Prof. Maxs U. E. Sanam.
Prof. Maxs mengajak seluruh pihak menerima hasil Pildek dengan lapang dada serta menjaga keberlanjutan capaian-capaian positif yang telah dirintis selama ini.
“Apa yang sudah baik harus dipertahankan, dan apa yang masih kurang perlu diperbaiki bersama melalui semangat kebersamaan,” tegas mantan Rektor Undana itu.
Suasana rekonsiliasi dan kebersamaan tampak kuat usai pemilihan. Elisabet Tangkonda, secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Christina Olly Lada dan berharap agar visi serta misi ketiga calon dapat diselaraskan demi kemajuan FKKH.
Hal serupa juga disampaikan oleh Novalino H. G. Kalau, yang berharap poin-poin progresif dalam visi para kandidat dapat diakomodasi untuk mempercepat pengembangan fakultas.
Sementara itu, Christina Olly Lada dalam pernyataan kemenangannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan berkelanjutan yang diberikan oleh Senat FKKH dan pimpinan universitas.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, dan terbuka terhadap ide-ide inovatif.
“Saya siap bekerja bersama seluruh sivitas akademika FKKH dan mengakomodasi gagasan-gagasan terbaik dari para calon dekan lainnya demi kemajuan fakultas,” ujar Christina.
Ia menambahkan bahwa fokus utama kepemimpinannya ke depan adalah penguatan sinergi antarprogram studi, peningkatan kualitas pendidikan dan riset, serta kontribusi nyata FKKH dalam pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Usai penandatanganan berita acara pemilihan, nama Christina Olly Lada, akan segera diusulkan kepada Rektor Undana untuk ditetapkan sebagai Dekan FKKH definitif.
Tahapan selanjutnya adalah pelantikan resmi yang menjadi momentum awal bagi FKKH Undana untuk melaju lebih cepat dalam mewujudkan fakultas unggul dan berdaya saing di tingkat nasional.*
Alberto/Bernas



