Gerakan Sedekah Oksigen dalam HPN 2026 dan HUT PWI ke-80

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, mengapresiasi Gerakan Sedekah Oksigen dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80.
Dalam kegiatan yang digelar di Kecamatan Sumber Wringin, Fathur Rozi menyampaikan permohonan ma’af, karena Bupati dan Wakil Bupati berhalangan hadir. Bupati tengah mengikuti ujian di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember.
Sementara Wakil Bupati, Ra As’ad Syafi’I Yahya menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) Ketua Satgas MBG dan Rakor Kwartir Pramuka Cabang Provinsi Jawa Timur di Surabaya. “Bupati dan Wabup menyampaikan salam hormat,” ujar Fathur Rozi.
Ia menilai, Gerakan Sedekah Oksigen dengan tema “Tanam Pohon Wateskan Sejuta Oksigen” merupakan kegiatan yang luar biasa dan memiliki dampak positif jangka panjang, tidak hanya bagi masyarakat saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.
Menurutnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Sukosari, Curahdami, Maesan, dan kini kembali digelar di Kecamatan Sumber Wringin atas inisiasi insan pers.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak pada terciptanya lingkungan yang sehat, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologi, mencegah banjir dan tanah longsor, serta meningkatkan kualitas oksigen bagi masyarakat,” jelasnya.
Fathur Rozi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung dan melestarikan gerakan penghijauan melalui sedekah oksigen secara berkelanjutan. Sedekah oksigen mungkin tidak terlihat secara langsung, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kita dan anak cucu kita.
“Tidak hanya berdampak di dunia, insya Allah juga bernilai ibadah di akhirat,” ungkapnya. Diharapkan kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan dan menjadi gerakan bersama demi menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bondowoso.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



