Daerah

Hj. Sinta Nuriyah Wahed Hadir Lagi Ke Bondowoso

Disarankan Kehadirannya Tidak Hanya Seremonial Saja, Tapi Lebih Memberikan Makna Pada Warga Bondowoso

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Sejak tahun 2023, Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengawali kunjungannya ke Bondowoso. Cukup lama tidak berkunjung ke Kota Tape, kini Sinta, sapaannya, hadir lagi di Bondowoso.

Ada pernyataan yang mengejutkan dari perempuan yang terus berjuang tentang humanism ini. Selama dua decade, penyelenggaraan kegiatan ini tidak ada perkembangan di Bondowoso. Diharapkan Bupati dan Wakil Bupati baru bisa menyulap kegiatan ini lebih bermakna.

“Setipa daerah yang saya kunjungi pasti saya memberikan penghargaan. Kalau daerah tersebut ada inovasi baru dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Misalnya, penyelenggaraan acara, tamu yang diundang, maupun konsepnya. Sampai sekarang Bondowoso belum memenuhi konsep tersebut,” jelas aktivis kelahiran 8 Maret 1948 ini.

Misalnya, kata Sinta, pada tahun 2024 ketika diundang buka bersama oleh Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI). Salah satu panitianya yang dilibatkan dari kominitas disabilitas. Artinya kelompok ini tidak hanya sebagai obyek, tapi juga akatif.

Ditambahkan, ini sebagai wujud pengakuan terhadap kaum disabilitas bahwa mereka juga mempunyai kemampuan yang sama dengan lain. Bahkan mereka berhasil menunjukkan karyanya dalam bentuk tulisan dan seni.

Ternyata dengan segala keterbatasannya, kaum disabilitas mempunyai ketulusan hati yang dalam, pantang menyerah pada keadaan. Dalam kondisi dengan segalan keterbatasannya, mereka terus berjuang dan eksis dalam dunia yang penuh kepalsuan ini.

“Kami terus memperjuangkan pluralisme, karena keberagaman itu merupakan kehendak Allah swt yang harus kita pelihara. Kami senang jika berbuka puasa bersama semua golongan masyarakat tanpa memandang ras, suku ataupun agama,” tegasnya.

Sebab, lanjutnya, keberagaman adalah wujud nyata dari persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Diharapkan, Panitia Penyelenggara lebih inovatif dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini tidak terkesan seremonial saja, tetapi juga memberikan makna yang lebih luas bagi masyarakat Bondowoso. (Syamsul Arifin)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button