IAKN Kupang Tegaskan Komitmen Wujudkan Indonesia Damai, Tindaklanjuti Arahan Menteri Agama dan Dirjen Bimas Kristen

BeritaNasional.ID, KUPANG — Menindaklanjuti arahan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. KH. Nasaruddin Umar, serta Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menyatakan komitmennya untuk aktif menjaga keharmonisan kehidupan sosial-keagamaan dan kemasyarakatan.
Arahan tersebut menekankan bahwa seluruh lembaga di bawah Kementerian Agama harus proaktif menjaga situasi bangsa agar tetap kondusif dan damai. Menteri Agama menegaskan pentingnya peran aktif semua pihak melalui kegiatan-kegiatan keagamaan seperti doa bersama. Hal ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memulihkan suasana kebangsaan dan menghindari ketegangan sosial.
Sejalan dengan arahan tersebut, Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana, menyampaikan bahwa setiap pimpinan lembaga harus membangun kepercayaan publik dengan sikap yang menyejukkan, bijak dalam bertutur kata, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, pemimpin harus memastikan lembaga yang dipimpinnya berperan aktif dalam kegiatan positif yang membawa dampak bagi kebaikan bersama.
“IAKN Kupang selalu memastikan bahwa arahan dari Menteri Agama maupun Dirjen Bimas Kristen menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga kehidupan yang toleran, inklusif, dan damai,” tegas Suardana kepada Bernas Network, Selasa 2 September 2025.
Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, juga menekankan bahwa seluruh layanan keagamaan Kristen, baik di pusat maupun daerah, termasuk layanan pendidikan Kristen, harus bersinergi membangun soliditas keumatan dan menghadirkan kesejukan di tengah masyarakat.
Ia mengajak umat Kristen untuk menjadikan doa bersama sebagai panggilan iman demi terwujudnya Indonesia yang damai.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, IAKN Kupang telah melaksanakan doa bersama untuk Indonesia dan dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan bertema “Merajut Keindonesiaan yang Damai”.
Selain itu, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 juga dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta damai bagi mahasiswa baru.
Dalam PKKMB tersebut, akan dilakukan sosialisasi pencegahan tindak kekerasan, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme oleh tim Densus 88, sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan bangsa.
Tidak hanya itu, IAKN Kupang juga memperkuat budaya kampus inklusif sebagai sarana membangun harmoni sosial di lingkungan akademik.
“Dengan niat yang tulus, kami bertekad memberikan kontribusi nyata demi terwujudnya Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh toleransi,” tutur Rektor.*
(Alberto)



