Jawab Kritik DPRD, Wabup Polman Hj. Andi Nursami Masdar Bongkar Strategi Dongkrak PAD 2026

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR–Kondisi fiskal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) jadi pusat perhatian dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (2/7/2026). Agendanya: pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025.
Merespons kritik dan masukan dari seluruh fraksi, Wakil Bupati *Andi Nursami Masdar langsung buka kartu. Pemkab Polman menyiapkan jurus baru untuk memperkuat dompet daerah.
Di hadapan pimpinan dan anggota dewan, Wabup membeberkan strategi bertahap untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menutup kebocoran anggaran:
1. Digitalisasi Total : Seluruh sistem pembayaran daerah akan masuk ke platform elektronik.
2. Data Pajak Akurat Pemutakhiran basis data objek pajak berbasis zonasi biar tidak ada yang lolos.
3. Insentif Wajib Pajak Masyarakat yang taat pajak akan diberi reward.
4. Pengawasan Ketat : Sistem penerimaan daerah diawasi penuh dengan teknologi.
”Seluruh masukan DPRD menjadi bahan evaluasi penting bagi kami. Tujuannya satu: APBD harus lebih akuntabel, efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung ke pelayanan publik 2026,” tegas Andi Nursami.
Wabup juga jujur mengakui masih ada kendala teknis dalam pelaksanaan program pembangunan. Ia menilai persoalan itu butuh bedah komprehensif agar tidak menghambat target.
Karena itu, Pemkab mengajak DPRD dan seluruh OPD untuk memperkuat koordinasi.
”Sinergi eksekutif dan legislatif adalah kunci merumuskan solusi yang realistis dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Paripurna ini menjadi pintu masuk pembahasan lanjutan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025.
Forum ini juga jadi ruang akuntabilitas, memastikan setiap rupiah APBD benar-benar untuk pembangunan yang berkelanjutan di Polman.
Sebelumnya, sejumlah fraksi menyorot tajam soal efektivitas penyerapan anggaran, optimalisasi PAD, hingga kualitas program pembangunan. Tutup wabup Polman Hj Andi Nursami Masdar dalam paripurna yang di pimpin langsung oleh Fahri Fadhli Ketua DPRD Polman.



