Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas Dilaksanakan di Alun-Alun Besuki, Sediakan Lowongan Pekerjaan sebanyak 3.595

BeritaNasional.ID – SITUBONDO – Untuk mengurangi angka pengangguran terbuka, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Ketenagakerjaan Situbondo menggelar Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas tahun 2025 yang berlangsung di Alun-Alun Besuki, Rabu (19/11/2025.
Kholil Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam rangka menurunkan angka pengangguran terbuka melakukan beberapa langkah diantaranya melaksanakan Job Fair yang dilaksanakan satu tahun dua kali.
“Pada tahap pertama bulan Juli 2025, kita melaksanakan Job Fair yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo dan tahap ke dua melaksanakan Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas yang berlangsung di Alun-Alun Besuki Situbondo yang diikuti 42 Perusahaan. Diantaranya, PT. Rav Global Sarana, PT Mitra Prodin, PT Sejahtera Mitra Solusi, PT NJM, P3MI Maharani Anugrah, PT Mandiri Utama Finance, PT Wismilak Inti Makmur Tbk dan yang lainnya,” jelas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Situbondo.
Kholil mengatakan, dalam Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas ini menyediakan lowongan tenaga kerja untuk dalam negeri sebanyak 1.616, Lembaga Pelatihan 30, Luar Negeri sebanyak 1.950 dan jumlah total lowongan kerja dalam negeri maupun luar negeri sebanyak 3.596.
“Saya berharap dengan dilaksanakannya Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas tahun 2025 ini, masyarakat Situbondo, khususnya masyarakat Kecamatan Besuki dan sekitarnya yang mencari lowongan pekerjaan bisa memanfaatkan Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas ini,” kata Kholil.
Tak hanya itu yang disampaikan Kholil, namun dia mengatakan bahwa Dinas Ketenegakerjaan juga menyediakan pendaftaran atau lamaran pekerjaan secara online melalui aplikasi Ayo Kerja. “Diaplikasi Ayo Kerja ini tersedia berbagai lowongan pekerjaan, bagi pencari lowongan pekerjakan tinggal mengunjungi situs https://disnaker.situbondokab.go.id,” jelas Kholil.
Kholil mengatakan, kelebihan dari Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas yang dilakukan secara offline ini, para pencari kerja bisa langsung wawancara di tempat dengan pihak perusahaan, sehingga kepastian atau keputusan di terima dan tidaknya lamaran pekerjaan itu lebih cepat.
Sedangkan, pendaftaran yang dilakukan secara online melalui aplikasi Ayo Kerja, para pelamar pekerjaan akan menunggu lamaran di terima atau tidak waktunya kurang lebih dua minggu.
“Perlu saya sampaikan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Situbondo tahun 2025 mengalami penurunan sebanyak 0,302 persen. Ini bisa terjadi karena kita melakukan Job Fair baik secara offline maupun online. Kemudian kita juga melakukan pelatihan berbasis kopetensi dan materi pelatihannya berdasarkan pasar kerja yang di minta oleh perusahaan,” jelas Kholil.
Dalam Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas tahun 2025 ini, sambung Kholil dikunjungi kurang lebih 1.510 pencari kerja dan yang memasukan lamaran kurang lebih ada 612 pelamar. “Dengan Job Fair Hybrid Situbondo Naik Kelas yang berlangsung di Alun-Alun Besuki Situbondo ini bermanfaat bagi para pencari kerja di wilayah Besuki dan sekitarnya,” pungkas Kholil. (*)



