Sidrap

Juli, 175 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sidrap

 

BeritaNasional.ID, Sidrap – Bumi Nene Mallomo Kabupaten Sidrap, kini kembali di guncang wabah virus Corona Disease atau covid-19 Sidrap.

Tak tanggung-tanggung di Bulan Juli 2021 ini Tembus dengan angka 175 kasus aktif covid-19 Sidrap.

Jubir Satgas Covid-19 Sidrap Dr Ishak Kenre saat di konfirmasi melalui ponselnya, Ahad, 1 Agustus 2021 mengatakan membenarkan adanya peningkatan kasus aktif terkonfirmasi covid-19 di Bumi Nene Mallom Sidrap sebanyak 175 kasus.

Lanjuk Ishak Kenre menjelaskan adanya peningkatan kasus tersebut di akibatkan kelalaian warga dalam menerapkan protokol kesehatan, utama penggunaan masker saat berada di luar rumah atau bepergian.

Dijelaskan Ishak Kenre bahwa penggunaan masker itu bisa menepis atau menekan 95 persen penularan virus Corona Disease atau covid-19.

Ditambahkan Ishak Kenre bahwa di Sulsel ini varian delta sudah masuk, dan penularannya cepat.

“Salah satu untuk menekan penularannya adalah mematuhi dan menerapankan protokol kesehatan, dan selanjutnya yang menjadi penentu kesehatan adalah tingkatkan Imun dan penerapan pola 5 M,” kunci Ishak Kenre.

Untuk itu kata Jubir Satgas covid-19 Sidrap Dr Ishak Kenre mengatakan masyarakat jangan lalai menggunakan masker, ingat virus Corona masih ada dan aktif di daerah kita.

“Untuk menekan penyebaran virus Corona dan memutus mata rantai penyebarannya adalah dibutuhkan kesadaran dan kesabaran untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Ishak Kenre.

Ditambahkan Ishak Kenre, bahwa hari ini, 33 Warga terkonfirmasi positif civid-19, 7 orang sembuh dan 2 Meninggal Dunia. Dan sementara 156 warga Isolasi Mandiri dan 9 orang di Rawat di RS.

Terpisah Kepala Satpol PP dan Damkar Sidrap Usman Demma mengatakan, Pemerintah saat ini gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan, baik di acara hajatan/ di Pesta pernikahan, Warung, Tokoh atau supermaker dan tempat umum.

Lanjut Usman Demma, pihaknya kini intens untuk melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi dan mengingatkan kepada warga akan bahaya virus Corona dan virus ini masih ada di daerah kita dan aktif,

Dan selanjutnya menyampaikan bahwa di daerah kita ini sudah berada di zona Orange atau level 3 dimana tingkat penyebarannya cepat.

“Untuk memutus mata rantai virus Corona, di butuhkan kesadaran dan keaktifan yakni menerapkan protokol kesehatan, utamanya penggunaan Masker,”jelas Usman Demma.

Terpisah Bahar warga kota Pangkajene mengatakan, meminta kepada Pemerintah untuk penegakan disiplin protokol kesehatan kepada warga, ini guna untuk kepentingan, dan kesehatan kita bersama, dan meminta kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar.

Lanjut Bahar mengatakan, untuk penerapan disiplin protokol kesehatan jangan pilih kasih.

Dan selanjutnya ia juga meminta kepada Pemerintah menjadi contoh untuk penerapan protokol kesehatan, Karna ada aktifitas yang di lakukan dapat mengundang kerumunan, salah satu contoh saat penyerahan bantuan pupuk Hayati pada tanggal 16 Juli 2021 di Dinas Pertanian Sidrap Kompleks SKPD tanggal 16 Juli 2021 dengan mengundang kelompok tani dari 11 Kecamatan yang ada di Sidrap, tentu hal ini mengundang kerumunan massa, ada apa di Pemkab Sidrap. (Risal Bakri).

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button