Kapolresta Kupang Kota Pimpin Patroli Laut, Tindaklanjuti Laporan Buronan AFP Masuk NTT

BeritaNasional.ID, KUPANG — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kupang Kota kembali menunjukkan kesigapan dan kewaspadaan dalam menjaga keamanan wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.
Sabtu (25/10/2025) siang, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, turun langsung memimpin patroli laut setelah menerima laporan adanya buronan Australian Federal Police (AFP) yang diduga masuk ke wilayah NTT melalui jalur laut.
Patroli tersebut digelar di Pelabuhan Tenau Kupang dan sekitarnya, dimulai sekitar pukul 11.30 WITA.
Kapolresta turut didampingi oleh Kepala Bagian Operasional Polresta Kupang Kota, AKP Mesakh Yohanis, Kapolsubsektor Pelabuhan Tenau, Iptu Teguh Imam Santoso, serta personel Polsubsektor Pelabuhan Tenau.
Sebelum patroli dimulai, Kapolresta dan jajaran melakukan pengecekan terhadap Kapal Patroli Polisi (Speedboat) tipe C3 milik Polresta Kupang Kota yang disimpan di Pelabuhan Tenau.
Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi mesin, perlengkapan keselamatan, serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang dipastikan dalam kondisi siap digunakan.
Setelah dinyatakan siap operasi oleh Aipda Nisnoni, kapal pun diberangkatkan. Kapolresta bersama tim kemudian melakukan penyisiran di sekitar pesisir Pelabuhan Tenau, menyusuri hingga ke arah Oesapa, serta memantau lokasi-lokasi tempat berlabuhnya kapal ikan.
“Patroli laut yang kami lakukan ini merupakan tindak lanjut atas laporan informasi terkait adanya buronan AFP (Australian Federal Police) yang memasuki wilayah NTT,” jelas Kombes Pol. Djoko Lestari.
“Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari kerja sama antara Polda NTT dan Divisi Hubungan Internasional Polri bersama AFP dalam rangka pencegahan people smuggling dan mendukung program NTT Zero TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang),” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim patroli juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat dan nelayan di sekitar wilayah pesisir untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal yang mengancam keamanan laut.
Dengan kecepatan kapal 3,8 knot, kecepatan angin 10 km/jam, tinggi gelombang 0,1 meter, dan suhu udara 32°C, patroli berjalan dengan lancar dan terkendali.
“Kami terus menelusuri wilayah laut untuk memastikan keamanan dan ketertiban, serta mencegah terjadinya penyelundupan manusia dan aktivitas ilegal lainnya,” tegas mantan Kapolres Pamekasan itu.
“Patroli ini juga menjadi bentuk pengawasan terhadap kesiapan dan kecepatan anggota KP3 Laut Tenau dalam menanggapi laporan masyarakat di laut. Kami ingin aparat selalu sigap dan mampu memberikan solusi cepat jika ada laporan di sekitar perairan Kota Kupang,” lanjutnya.
Selain untuk memastikan keamanan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir.
Kapolresta menekankan bahwa patroli laut rutin akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas batas yang berpotensi terjadi di wilayah perairan NTT.
Setelah sekitar dua jam berpatroli dan melakukan pemantauan intensif, Kapolresta dan jajarannya kembali ke Pelabuhan Tenau.
Dari hasil patroli tersebut, wilayah laut dan pesisir Kota Kupang dilaporkan dalam keadaan aman, terkendali, dan bebas dari aktivitas mencurigakan.*
Alberto



