Ketua DPRD Banyuwangi Desak Pemkab Cari Solusi Atasi Banjir Perkotaan

BeritaNasional.ID, BANYUWANGI JATIM – Banjir menggenang beberapa wilayah di perkotaan Banyuwangi mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menegaskan bahwa persoalan banjir ini harus segera mendapatkan solusi jangka panjang. Ia mengaku pihaknya telah berulang kali mengingatkan Pemkab Banyuwangi untuk mengambil langkah konkret dalam penanganan banjir, terutama di wilayah kota.
“Kami sudah sering kali mengingatkan Pemkab Banyuwangi agar menyiapkan solusi jangka panjang atas bencana banjir ini agar tidak terus terulang,” ujar Made Cahyana, Senin (17/2/2025) malam.
Menurutnya, jika tidak segera ditanggulangi, dikhawatirkan banjir akan semakin parah. Banjir yang terjadi di Banyuwangi bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga karena alih fungsi lahan di bagian hulu.
Daya serap tanah terhadap air hujan semakin berkurang, sementara di bagian hilir, banyak lahan persawahan yang berubah menjadi area perumahan. Keadaan ini diperparah dengan sistem drainase yang tidak optimal.
Saluran air yang tersumbat sampah serta endapan sedimen menghambat aliran air, sehingga saat hujan deras, air meluap ke jalan dan pemukiman. “Drainase di perkotaan sudah banyak yang kurang terawat,” ungkapnya.
Made mendorong Pemkab untuk merekonstruksi sistem drainase dengan kapasitas lebih besar dan mempertimbangkan pembuatan sumur resapan guna mengurangi risiko banjir. “Jika drainase kapasitasnya tidak diperbesar, ketika hujan dengan intensitas tinggi, aliran air akan meluber ke jalan dan pemukiman warga. Hal itu sudah sering terjadi di kota Banyuwangi,” tambahnya.
Selain itu, sedimentasi sungai akibat erosi di bagian hulu juga menjadi faktor utama yang memperparah banjir. Oleh karena itu, normalisasi sungai dan perbaikan sistem pembuangan air harus segera dilakukan.
“Tindakan yang perlu segera dilakukan adalah pengerukan sedimen, agar aliran sungai menjadi lancar,” pungkas Made Cahyana. (Abdul Aziz/Bernas)



