Sulbar

Komisi IV Dprd Polman Pertanyakan Gaji Honorer RSUD Pratama Wonomulyo

BeritaNasional.ID.Polman.Sulbar —Usai melaksanakan Sidak di 2 PKM Dinas Kesehatan Kab Polman , Komisi IV Dprd Kab. Polewali Mandar melanjutkan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonomulyo yang diterima langsung oleh Direktur RSUD Wonomulyo Dr. Mustaman beserta jajaran Manajemen, Senin 3 Mei

Kunjungan Kerja yang di Pimpin langsung Ketua Komisi IV Agus Pranoto dan Wakil Ketua Komisi IV H. Muin Serta anggota Komisi IV diantaranya , H. Syaiful, ST, Dwiki Nursada, Hj. Lisda,. M. Fady, Yusuf Tato , Hj Namira Pratiwi Serta Hadir Pula Muh. Sukri Selaku PPK dinas Kesehatan Kab. Polman.

Rangkaian acara Kunjungan Kerja diawali dengan melakukan dialog bersama Direktur Beserta Jajaran RSUD Wonomulyo yang kemudian dilanjutkan meninjau bagian penunjang untuk pengadaan alat kesehatan Serta Rombongan juga mengecek setiap ruangan Pelayanan di RSUD Wonomulyo.

Pada Kesempatan tersebut Agus Pranoto Ketua Komisi IV mempertanyakan Terkait Pembayaran Insentif Kepada Para Honorer yang bekerja di RSUD Womomulyo,

“Sesuai kesepakatan kemarin di DPRD seluruh tenaga Sukarela sudah dianggarkan walaupun nilainya tidak seberapa, namun kenyataannya hari ini belum ada realisasi, Tentunya kami akan memanggil Kabag keuangan untuk kroscek mengapa ada mis komunikasi antara direktur RSUD Pratama dengan bagian keuangan Pemkab. Polman”. Ujar Agus Pranoto”.

Agus Pranoto juga mengatakan kedepan Komisi IV akan mendorong kepada pimpinan DPRD agar kiranya aturan tentang distribusi pengolahan RSUD Womomulyo di segerakan, karena sangat di sayangkan bila RSIUD yang sudah menelan biaya yang cukup banyak namun terkendal oleh aturan.

“Kita harapkan RSUD Womomulyo kedepan Mampu menjadi rumah sakit yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Polewali Mandar “Ungkapnya”.

Menanggapi hal tersebut dr. Mustaman Dirut RSUD Wonomulyo mengatakan ” Jika memang ada insenstif yang sudah di ketuk palu oleh DPRD, kita sangat bersyukur karena merupakan motivasi buat para Sukarela yang ada di RSUD Wonomulyo dan kami akan cari tau telusuri keberadaan dana tersebut karena belum ada realisasinya”.Terang dr .Mustaman

“Kita juga mendesak DPRD untuk menerbitkan Perda, karena sudah kurang lebih 2 bulan ini, pasien Covid sudah tidak ada lagi di RSUD Wonomulyo” Pungkas Dr. Mustaman”.

Pasien corona sudah tidak ada lagi sejak Februari 2021 , sedang RSUD Pratama Wonomulyo belum juga dapat menerima pasien umum disebabkan Perda yang mengatur hal tersebut belum diterbitkan , tambah dr.Mustaman.

Salah satu Petugas kesehatan RSUD Wonomulyo mengatakan Sejauh ini kami belum terima insentif dan kami baru tahu hari ini jika ada anggaran yang telah diketuk oleh Dprd untuk para tenaga honor , terakhir kami terima insentif di bulan Desember dan itu honor dari anggaran Corona . Ucapnya tanpa ingin menyebutkan nama

 Save as PDF

Facebook Comments

Show More

Related Articles

Back to top button