Daerah

Lobi Ipong Sebelum Cuti, Hasilkan Tambahan 12,5 Ton Pupuk Bersubsidi dan 17 Ribu Kartu Tani

BeritaNasional.ID, Ponorogo – Kabar gembira bagi petani di Ponorogo yang beberapa waktu lalu sempat mengalami kekurangan pupuk bersubsidi, berkat usaha lobi yang dilakukan oleh Ipong Muchlissoni sebelum masa cuti kampanye kemarin kepada Menteri Pertanian telah membuahkan hasil.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan Andi Susetyo sekaligus mengabarkan bahwa Ponorogo mendapatkan tambahan pupuk bersubsidi dan kartu tani. Oleh karenanya, Pemkab Ponorogo berani menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman hingga 3 bulan ke depan.

“Berdasarkan SK Kadistan Provinsi Jatim tertanggal 5 Oktober 2020, Kabupaten Ponorogo mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi,” kata Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Ponorogo Andi Susetyo.

Menurutnya, rincian tambahan pupuk bersubsidi untuk 5 jenis pupuk yaitu urea, SP 36, Phonska, ZA dan Organik. Dengan total dari lima jenis pupuk bersubsidi tersebut sebanyak 12.512 ton.

“Berdasarkan data yang ada dari alokasi sebelumnya, sisa stok pupuk bersubsidi sampai dengan akhir bulan September 2020  masih 9.929,59 Ton. Sehingga jumlah stok pupuk bersubsidi hingga saat ini total masih 22.441,58 Ton,” paparnya.

Pihaknya sangat yakin melihat stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Ponorogo aman untuk saat ini. Sehingga para petani diharapkan tidak kebingungan lagi dalam mencari pupuk bersubsidi. Karena dari stok tersebut sangat cukup untuk kebutuhan petani dalam waktu tiga bulan kedepan.

Selain itu, Andi juga mengabarkan bahwa Kementerian Pertanian RI juga menambah kartu tani sebanyak 17 ribu dari kekurangan 5.000. Sehingga petani yang sudah punya kartu tani di Ponorogo total menjadi 104 ribu petani.

“Alhamdulillah setelah menyampaikan aspirasi dari para petani di Ponorogo, kita mendapatkan tambahan pupuk bersubsidi dan penambahan jumlah kartu tani, semoga dengan ini semua petani di Ponorogo bisa lebih produktif dan semakin sejahtera,” pungkasnya. (ns/is)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close