Menanam Nasionalisme, Memupuk Religi : Strategi SMAN Tempeh Wujudkan Sekolah Ramah Anak

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM – SMA Negeri Tempeh terus memperkokoh posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai kebangsaan dan spiritualitas.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi budaya aman dan nyaman yang komprehensif bagi seluruh warga sekolah.
Kepala SMA Negeri Tempeh Sutrisno S.Pd, melalui Humas SMAN Tempeh, Hasty Purwaningsih saat ditemui awak media, Kamis (26/02/2026) menjelaskan bahwa fondasi karakter siswa dibangun melalui pembiasaan harian yang disiplin dan bermakna.
Salah satu ciri khasnya adalah penghormatan kepada bendera Merah Putih setiap pagi saat dikibarkan sebelum bel masuk, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama di dalam kelas sebelum memulai pelajaran jam pertama.
“Kami ingin setiap siswa memulai hari dengan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Nasionalisme ini menjadi tameng karakter mereka di tengah arus globalisasi,” ungkap Hasty
menyampaikan pesan Kepala Sekolah.
Selain penguatan nasionalisme, aspek spiritualitas menjadi pilar utama dalam kurikulum kehidupan sekolah. Setiap hari Jumat, sekolah menggelar pendidikan karakter keagamaan secara rutin.
Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang teduh secara psikologis, sehingga potensi kekerasan atau perundungan (bullying) dapat ditekan melalui pendekatan hati dan nilai-nilai religius.
Integrasi antara disiplin positif, keamanan fisik, dan pendidikan karakter ini terbukti menciptakan ekosistem belajar yang kondusif.
Sekolah juga memberikan perhatian khusus pada keamanan digital siswa guna mengantisipasi risiko di dunia maya. Semua upaya ini dipantau dan dievaluasi secara berkala dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua siswa.
“Kepala Sekolah senantiasa menekankan bahwa sekolah adalah tempat menyemai benih kebaikan. Dengan perpaduan nilai agama dan nasionalisme, kami yakin lulusan SMAN Tempeh akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, beretika, dan siap menjaga keutuhan bangsa,” pungkas Hasty.
(red)



