Daerah

Nuansa Kebangsaan Warnai Banyuwangi Bersholawat

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Stadion Diponegoro berubah menjadi lautan sorban putih, Rabu malam (6/9/17). Ribuan jamaah mengikuti Festival Banyuwangi Bersholawat yang berlangsung meriah dan memenuhi stadion berkapasitas 15 ribu orang tersebut.

Tak hanya melantunkan puji-pujian pada Nabi Muhammad SAW, tapi acara ini juga sarat dengan pesan-pesan kebangsaan.
Sebuah syair berjudul ‘Ya Ahlal Wathon’ (Wahai Penduduk Tanah Air) gubahan KH. Wahab Chasbullah menjadi lagu pembuka acara. Lagu yang diciptakan salah seorang pahlawan nasional itu, mengajak untuk mencintai bangsa Indonesia.

Tampak Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, ulama asal Solo yang melakukan syiar dakwah melalui sholawat.
Selanjutnya, pemimpin grup sholawat Ahbabul Musthofa itu, melantunkan sholawat dengan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan irama yang indah dan bisa diterima oleh semua kalangan. Dengan iringan rancak rebana yang menjadi ciri khasnya, semua syairnya mudah merasuk di hati setiap muslim. Para syekhermania – sapaan penggemar Habib Syekh – tampak larut mwngumandangkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. 

“Dengan bersholawat ini, kita berdoa bersama untuk bangsa Indonesia,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya di acara yang bertajuk Festival Banyuwangi Bersholawat ini.

Dikatakan Anas, even ini masuk dalam agenda Banyuwangi Festival. Setelah banyak menyajikan beragam atraksi wisata bertemakan seni, budaya, olahraga dan pariwisata, Banyuwangi Festival juga menghadirkan ajang religi yang dikemas dalam Festival Sholawat.

“Lantunan sholawat yang menyejukkan hati, kita refresh kembali kalbu kita bersama. Apalagi, ini masih dalam suasana hari Raya Idul Qurban. Jadi sangat tepat sebagai momentum meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Anas, ajang ini diharapkan bisa memantik semangat baru masyarakat Banyuwangi untuk terus bersatu membangun daerahnya.

Lagu-lagu nasional juga tak lupa dikumandangkan. Lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’, ‘Garuda Pancasila’ dan ’17 Agustus 1945′ silih berganti dinyanyikan bersama para syekhermania di sela-sela lantunan sholawat.

Habib Syekh juga membawakan syair ‘NKRI Harga Mati’. Sebuah syair yang berisi ajakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Nuansa kebangsaan juga semakin terasa dengan berkibarnya puluhan bendera merah putih yang dibawa pengunjung di seputar stadion. Hal ini, semakin dikuatkan dengan hadirnya paduan suara dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi yang anggotanya dari kalangan lintas agama. (mh.said)

Caption : Bupati Anas dampingi Habib Syeh saat memimpin sholawat bersama ribuan jamaah di stadion Diponegoro Banyuwangi

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close