DaerahJawa TimurSitubondo

Panggung Hiburan Happy Asmara di Situbondo Diwarnai Tamuran dan Pencurian Handphone

BeritaNasional.ID – SITUBONDO JAWA TIMUR, – Pertunjukan Situbondo Ethnic Festival (SEF) yang menampilkan artis Happy Asmara, selain diwarnai dengan aksi tawuran antar penonton, juga diwarnai dengan aksi pencurian ponsel milik para penonton, Minggu (26/11/2023) malam.

Sebanyak tujuh pemuda asal Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo siang tadi Senin 27 November 2023 melaporkan peristiwa kehilangan handphone ke Mapolres Situbondo, saat nonton penampilan Happy Asmara di depan Pendapa Aryo Kabupaten Situbondo.

Novi (27), salah seorang korban mengatakan, sebelum Happy Asmara tampil bernyanyai pada Situbondo Ethnic Festival (SEF), teman-teman sepakat untuk mengumpulkan ponselnya. “Saat itu, teman-teman sepakat untuk menitipkan 7 ponsel kepada saya. Lalu, HP tersebut saya memasukan ke dalam tas, dengan posisi tas ada didepan saya,” ujar Novi, saat melaporkan ke Mapolres Situbondo.

Namun, lanjut Novi, saat Happy Asmara dipanggil agar naik ke pentas oleh MC, tiba-tiba lampu di pendopo Situbondo padam dan ada salah seorang penonton melempar petasan.

“Begitu terdengar ledakan petasan dihadapan saya dan teman-teman, kami berusaha menghindar dari ledakan petasan tersebut. Diduga kuat, saat saya dan teman-teman panik, pelaku langsung mengambil 7 ponsel yang disimpan di dalam tas,” beber Novi.

Novi menegaskan, dirinya baru tahu 7 ponsel di dalam tasnya raib, setelah petasan yang dilempar salah seorang penonton meledak didepannya, dan mengetahui resleteng tasnya dalam kondisi terbuka.

“Mengetahui 7 ponsel teman-teman termasuk ponsel saya sudah hilang dari dalam tas, pada saat itupula, saya dan teman-teman langsung mencari, namun hasilnya sia-sia, baru keesokan harinya kami sepekat melaporkan kasus pencurian 7 ponsel ke Mapolres Situbondo,” pungkas Novi.

Kasi Humas Polres Situbondo Iptu Akhmad Sutrisno membenarkan, jika tujuh pemuda melaporkan kehilangan ponselnya, saat nonton penampilan Happy Asmara didepan pendopo Kabupaten Situbondo. “Untuk mendalami kasus pencurian 7 ponsel tersebut, penyidik akan memanggil para korban untuk diminta keterangannya,” kata Iptu Akhmad Sutrisno, singkat.

Sekadar informasi, tujuh pemuda yang mengaku kehilangan ponsel bernama Holidi IPhone, Rosi Oppo Reno 4, Ahmad Yushad Oppo A 57, Novi Samsung A7, Hendrik Budiayawan Realme, Ayik Oppo Reno 4, dan Sayyid Realme. Tujuh korban tersebut berasal dari Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.

Sedangkan penonton yang tawuran saat pentas Happy Asmara berasal dari Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, penonton dari Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, penonton berasal dari Desa Balung, Kecamatan Kendit. (Heru/Bernas)

Seorang penonton saat tawarun nonton pertunjukan panggung Happy Asmara (Heru Hartanto/BeritaNasional.ID)
Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button