ACEHHukum & Kriminal

Panitia Kwarcab Pramuka Bireuen Diduga Lakukan Pungli

Beritanasional.Id, Bireuen – Kegiatan pramuka yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu di Kabupaten Bireuen, seharusnya dapat menumbuhkan semangat dan wawasan bagi peserta, tapi sungguh ironis, kegiatan tersebut justeru menjadi ajang pungli oleh panitia kepada peserta dengan dalih untuk pengadaan atribut, berupa berupa Piska, Id Card peserta, Sertifikat dan Tropy.

Panitia mewajibkan peserta menyetor uang sebesar Rp 30 ribu perpeserta dan uang tersebut dikumpulkan kepada panitia yang telah disiapkan. Padahal kegiatan tersebut diketahui telah didanai oleh APBK Bireuen tahun 2019 sebesar Rp 20 Juta.

“Perorang diminta tiga puluh ribu, katanya untuk beli atribut,” aku salah seorang peserta.

Sedikitnya 1.200 peserta yang mengikuti kegiatan yang digelar oleh Prmauka Kwarcab Bireuen ini yang terdiri terdiri dari ustusan sekolah SMA / MA sederajat, SMP/MTs Sederajat dan SD/MI sederajat. Bila dikalkulasi jumlah uang yang dikutip dari seluruh peserta mencapai Rp 36 juta.

Ketua (Kwarcab ) Kabupaten Bireuen, Muzakkar A. Gani, SH, M.Si yang dikonfirmasi media ini melalui sekretarisnya, Sayed Khairi Senin ( 25/11/19 di Bireuen, membenarkan pengutipan sejumlah uang dari peserta itu.

“Uang yang kita kutip tersebut diperuntukkan buat membeli sejumlah atribut yang diperlukan,” kata Sayed Khairi, sembari menyebut nama sejumlah item yang diakui diadakan dengan uang hasil kutipan dari peserta itu.

Sebagaimana diketahui pelaksaan kegiatan pramuka kwarcab Bireuen ini dilaksanakan di Lapangan Bola kaki paya kareng kabupaten Bireuen, mulai jumat hingga Minggu (22-24) November 2019.

Yang menjadi pertanyaan, apakah sejumlah uang tersebut memang digunakan untuk pembelian sejumlah atribut yang disebutkan atau peruntukan buat pembelian atribut itu hanya sebagai kedok semata, sebab jumlah uang yang dihasilkan dari pengutipan tersebut jauh lebih besar dari anggaran yang disediakan pemerintah setempat untuk kegiatan tersebut. (Reza)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close